Sukses

Saham GameStop Kembali Melonjak, Ini Alasannya

Liputan6.com, Jakarta - Saham GameStop kembali melonjak setelah pengecer video game tersebut mengatakan, akan menjual 5 juta saham tambahan untuk mendapatkan modal USD 1,13 miliar atau sekitar Rp 16,32 triliun (asumsi kurs Rp 14.448 per dolar AS). 

Seperti dilansir CNBC, Selasa (23/6/2021), salah satu saham  favorit Reddit ini melonjak hingga 12,7 persen pada Selasa 22 Juni 2021 atau setelah perusahaan mengumumkan penyelesaian program penawaran ekuitas di pasar yang awalnya diungkapkan pada 9 Juni. Pada sore hari, kenaikan saham perusahaan mencapai 10 persen.

Dalam pemaparannya, GameStop mengatakan akan menggunakan dana tersebut untuk mengembangkan perusahaan serta berinvestasi agar pertumbuhan tetap bisa dipertahankan. Ini adalah penjualan saham kedua yang dilakukan GameStop sejak perusahaan menjadi bintang di forum WallStreetBets Reddit.

Investor ritel memiliki tujuan untuk mendorong harga saham lebih tinggi dan memeras dana lindung nilai jual jangka pendek.  GameStop berhasil menjual 3,5 juta saham tambahan pada April dan mengumpulkan USD 551 juta atau sekitar Rp 7,95 triliun. 

Investor telah didorong oleh pergerakan tersebut dan GameStop mengambil keuntungan dari reli mengerikan tahun ini, karena saham meningkat lebih dari 1.000 persen. Tak hanya itu, White Square Capital yang berbasis di London menutup dana utamanya dan mengembalikan modal setelah menderita kerugian dari taruhan melawan GameStop.

Awal bulan ini, GameStop menunjuk mantan   eksekutif Amazon Matt Furlong  sebagai CEO barunya.  Perusahaan juga mempekerjakan beberapa mantan eksekutif Amazon lainnya, termasuk Jenna Owens sebagau chief operating officer.

Selain itu, Matt Francis sebagai chief technology officer pertama dan Elliott Wilke selaku  chief growth officer Untuk kuartal pertama fiskal, GameStop melaporkan kerugian per saham lebih kecil dari perkiraan dan pendapatan yang melampaui perkiraan Wall Street. 

Pada 1 Mei, GameStop mengatakan, telah melunasi utang jangka panjangnya dan tidak lagi memiliki pinjaman di bawah fasilitas kredit bergulir berbasis aset.

2 dari 3 halaman

Mau Hengkang, CEO GameStop Jual Saham Capai USD 12 Juta

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) GameStop Corp, George Sherman, yang diperkirakan meninggalkan bisnis ritel video-game, menjual saham hampir USD 12 juta atau sekitar Rp 175,17 miliar (asumsi kurs Rp 14.598 per dolar AS), mendapat keuntungan dari kenaikan saham yang didorong oleh trader.

GameStop diketahui akan menggantikan Chief Executive George Sherman. Hal ini termasuk dalam serangkaian perubahan kepengurusan perseroan sejak salah satu pendiri Chewy Inc. Ryan Cohen menjadi direktur dewan pada Januari 2021.

Dilansir dari Bloomberg, ditulis Minggu (18/4/2021), Sherman menjual 76.097 saham perusahaan pada 15 April seharga USD 156,44 per lembar atau sekitar USD 11,9 juta. Sayangnya, Perwakilan GameStop tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait aksi tersebut.

Ryan Cohen, calon ketua GameStop nantinya, mempelopori upaya perubahan haluan di perusahaan, dan berencana mencari CEO baru untuk menggantikan Sherman.

GameStop mengumumkan Ryan Cohen akan menjadi chairman GameStop setelah rapat pemegang saham tahunan perusahaan yang dijadwalkan pada 9 Juni 2021.

Sejak kedatangan Cohen, perusahaan menghadirkan wajah baru dengan menunjuk mantan eksekutif Amazon Jenna Owens sebagai Chief Operating Officer pada Maret lalu.

Adapun Sherman telah kehilangan sekitar USD 98 juta dalam pekan ini sebagai kompensasi setelah gagal memenuhi target kinerja. Saham GameStop telah menjadi favorit para trader membaca Reddit tahun ini, membuat saham GameStop melonjak.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini