Sukses

IHSG Perkasa ke Posisi 6.047, Investor Asing Borong Saham BBCA hingga BBNI

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi kedua perdagangan saham Rabu (9/6/2021). Laju IHSG terus menguat hingga penutupan dan didukung aksi beli investor asing.

Pada penutupan perdagangan saham, IHSG naik 0,80 persen atau 48,10 poin ke posisi 6.047,47. Indeks saham LQ45 naik 0,46 persen. Sebagian besar indeks saham acuan menguat. Indeks saham LQ45 naik 0,46 persen ke posisi 898,91.

Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di posisi tertinggi 6.047,47 dan terendah 5.972,44. Sebanyak 245 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 259 saham melemah dan 135 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.266.793 kali dengan volume perdagangan 26,4 miliar saham.

Nilai transaksi harian saham Rp 12,7 triliun. Investor asing beli saham Rp 105,92 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.237.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Sektor saham IDXTrans memimpin penguatan dengan naik 4,77 persen. Sektor saham IDXTechno menanjak 3,96 persen dan sektor saham IDXBasic menguat 1,99 persen.

Sementara itu, sektor saham IDXHealth turun 0,97 persen, dan catat penurunan terbesar. Diikuti sektor saham IDXProperty melemah 0,67 persen dan sektor saham IDXCylicical susut 0,51 persen.

2 dari 5 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham BHIT naik 34,91 persen

-Saham AMIN naik 34,03 persen

-Saham PADI naik 34 persen

-Saham ARTA naik 25 persen

-Saham PUDP naik 25 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham VRNA melemah 7 persen

-Saham KREN melemah 6,99 persen

-Saham OMRE melemah 6,99 persen

-Saham MCAS melemah 6,99 persen

-Saham MSKY melemah 6,98 persen

3 dari 5 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 303 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 66 miliar

-Saham ASII senilai Rp 39 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 23,7 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 18,2 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham AMRT senilai Rp 182,4 miliar

-Saham MIKA senilai Rp 95,9 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 48 miliar

-Saham DMMX senilai Rp 35,1 miliar

-Saham TOWR senilai Rp 23,3 miliar

4 dari 5 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia sebagian besar tertekan. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,13 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi tergelincir 0,97 persen, indeks saham Jepang Nikkei susut 0,35 persen, indeks saham Singapura merosot 0,32 persen dan indeks saham Taiwan tergelincir 0,64 persen.

Selain itu, indeks saham Thailand naik 0,72 persen dan indeks saham Shanghai mendaki 0,32 persen.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini