Exit Tol Jembatan Tiga Arah Pluit Ditutup Mulai 4 September 2026

Exit Tol Jembatan Tiga arah Pluit ditutup untuk proyek Harbour Road II. Pengguna jalan diminta menggunakan jalur alternatif.

Diterbitkan 28 Agustus 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Citra Nusaphala Persada Tbk (CMNP), selaku pengelola ruas Tol Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit, akan menutup sementara exit Tol Jembatan Tiga arah Pluit.

Penutupan berlangsung mulai Jumat (4/9/2026) pukul 22.00 WIB hingga Sabtu (31/7/2027) pukul 00.00 WIB.

Penutupan dilakukan karena adanya pekerjaan proyek Harbour Road II (HBR II) elevated yang beririsan dengan Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono, M.Sc. Section Harbour Road I di kawasan Jembatan Tiga, tepatnya pada P186-P193.

Direktur Perseroan sekaligus Wakil Pimpinan Proyek Harbour Road II, Djoko Sapto M. Mulyo, mengatakan penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran pembangunan.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul, langkah penutupan sementara ini merupakan upaya menjaga keselamatan bagi pengguna jalan serta memastikan pelaksanaan pekerjaan pembangunan berjalan secara optimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan baik pengguna jalan maupun petugas di lapangan," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).

Pembangungan Proyek HBR II (elevated) merupakan bagian dari pengembangan ruas Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono M.Sc yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan serta meningkatkan mobilitas barang dan jasa termasuk menambah konektivitas jalan tol yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

CMNP telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas selama masa penutupan.

Pengguna jalan diimbau mengantisipasi perjalanan dan mengikuti jalur alternatif yang telah disiapkan.

 

Rincian Jalur Alternatif

Dalam rekayasa lalu lintas tersebut, pengguna jalan yang hendak menuju Jalan Gedong Panjang dan Jalan Pluit Selatan Raya dapat menggunakan exit Tol Sunda Kelapa/Glodok.

Sementara itu, pengguna jalan yang akan menuju Jalan Prof. Dr. Latumeten dapat keluar melalui exit Tol Angke/Pejagalan/Glodok.

CMNP mengimbau pengguna jalan untuk memperhitungkan waktu perjalanan selama penutupan berlangsung. Pengguna juga diminta mengikuti rekayasa lalu lintas yang diberlakukan di sekitar lokasi proyek.

Perseroan turut meminta masyarakat mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Kami menyampaikan apresiasi atas pengertian dan dukungan seluruh pengguna jalan selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung," kata CMNP.

Pembangunan Harbour Road II elevated diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi di kawasan tersebut.

Selain meningkatkan kapasitas jalan, pembangunan infrastruktur ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarkawasan serta membantu mengurai kemacetan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6