Sempat Menguat, IHSG Berbalik Arah Melemah Terbatas

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Senin (15/3/2021), IHSG dibuka naik 0,26 persen atau 16,55 poin ke posisi 6.374,76.

Diperbarui 15 Maret 2021, 10:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Senin, (15/1/2021). Aksi jual saham investor asing terjadi pada awal pekan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG dibuka naik 0,26 persen atau 16,55 poin ke posisi 6.374,76. Pada  pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,43 persen atau 26,52 poin ke poisisi 6.384. Indeks saham LQ45 menguat 0,15 persen ke posisi 952,70. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.387,73 dan terendah 6.358,32. Sebanyak 201 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 119 saham melemah sehingga menekan IHSG. 184 saham di tempat. Namun, penguatan IHSG hanya sementara, IHSG bergerak di dua zona.

Total frekuensi perdagangan saham 901.353 kali dengan volume perdagangan 1,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 797,7 miliar. Investor asing jual saham Rp 31,57 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.368.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham agriculture naik 1,43 persen dan memimpin penguatan.

Diikuti sektor saham aneka industri naik 0,81 persen dan sektor saham perdagangan menguat 0,75 persen. Sektor saham industri dasar turun 0,20 persen, sektor saham infrastruktur melemah 0,25 persen.

Mengutip laporan Ashmore Aset Manajement Indonesia, IHSG menguat ke posisi 6.358 pada perdagangan saham Jumat, 12 Maret 2021 didukung penguatan saham kapitalisasi kecil. Sementara itu,  obligasi Indonesia telah terpukul dalam beberapa pekan terakhir karena imbal hasil obligasi melonjak menjadi 6,728 persen.

Namun, fundamental  yang menguntungkan tetap utuh seiring inflasi tetap berada di bawah target bank sentral, prospek kebijakan moneter yang dovish, dan mata uang yang dinilai terlalu rendah pada sejumlah metrik.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Gerak Saham

Saham-saham yang naik signifikan atau top gainers antara lain saham BEBS naik 34,07 persen, saham ZBRA melonjak 28,37 persen, saham SRAJ mendaki 25 persen, saham GHON melonjak 24,86 persen dan saham ASJT naik 16,15 persen.

Lalu saham-saham yang tertekan tajam antara lain saham PLAN melemah 6,97 persen, saham BGTG merosot 6,96 persen, saham BVIC susut 6,94 persen, saham MTPS tergelincir 6,92 persen dan saham VRNA merosot 6,92 persen.

Pada awal sesi perdagangan, saham-saham yang dibeli investor asing antara lain saham BBNI sebanyak Rp 5,6 miliar, saham ADRO sebanyak Rp 4,7 miliar, saham BBCA sebanyak Rp 2,1 miliar, saham SMGR sebanyak Rp 2,1 miliar dan saham ICBP sebanyak Rp 1,8 miliar.

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain saham BBRI sebanyak Rp 6,5 miliar, saham UNVR sebanyak Rp 5,1 miliar, saham ARTO sebanyak Rp 4,1 miliar, saham BBKP sebanyak Rp 3,9 miliar dan saham ITMG sebanyak Rp 6,5 miliar.

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 1,13 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,14 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,37 persen dan indeks saham Singapura menanjak 0,55 persen.

Selain itu, indeks saham Shanghai turun 0,16 persen dan indeks saham Taiwan melemah 0,28 persen.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Saham Pilihan