Liputan6.com, New York - Indeks Standard & Poor 500 yang merupakan salah satu indeks acuan di Wall Street ditutup pada level tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta), menghentikan penurunan yang telah terjadi pada tiga sesi perdagangan sebelumnya. Saham-saham teknologi seperti Microsoft Corp dan Apple Inc memimpin reli.
Mengutip Bloomberg, Jumat (15/5/2015), Indeks S&P 500 naik 1,1 persen ke level 2.120,78 pada pukul 16.00 waktu New York, Amerika Serikat (AS). Indeks Nasdaq juga menguat 69,11 poin atau 1,39 persen menjadi 5.050,80. Sedangkan Indeks Dow Jones menguat 191,75 poin atau 1,06 persen menjadi 18.252,24.
"Pasar obligasi telah stabil dan angka klaim pengangguran juga menunjukkan level yang positif. Kedua sentimen tersebut memberikan tenaga bagi indeks sehingga berubah arah ke zona hijau," jelas Analis Senior Columbia Threadneedle Investments, Anwiti Bahuguna.
Sebelumnya memang terjadi goncangan di pasar obligasi dengan adanya penjualan besar-besaran yang dilakukan oleh pelaku pasar sehingga menyerempet ke pasar saham. Salah satu alasan yang membuat pasar obligasi tergoncang adalah langkah pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Sentral Eropa.
Indeks S&P 500 membukukan kenaikan untuk pertama kalinya dalam minggu ini. Pada perdagangan sehari sebelumnya, Indeks S&P 500 ditutup di zona merah karena data penjualan ritel berada di bawah estimasi para analis. Selain itu, pelaku pasar juga sedikit khawatir dengan aksi jual yang terjadi di surat utang pemerintah.
Nilai tukar dolar AS jika dilihat secara mingguan berada di jalur penurunan terpanjang sejak Oktober 2013, di tengah tanda-tanda ekonomi AS sedang berjuang untuk mengumpulkan kekuatannya. Pelemahan dolar AS ini semakin meyakinkan investor bahwa rencana kenaikan suku bunga yang akan dilakukan oleh Bank Sentral AS (The Fed) masih belum dilakukan dalam waktu dekat ini.
Pelemahan dolar AS ini juga cukup baik bagi kinerja ekspor impor karena dengan pelemahan dolar AS ekspor lebih kompetitif dan impor kurang menarik bagi konsumen. Ekspor yang kompetitif ini dilihat oleh pelaku pasar akan memberikan dampak yang positif bagi kinerja laba perusahaan-perusahaan AS sehingga bisa berdampak positif bagi indeks di Wall Street.
Sedangkan data mengenai klaim pengangguran berada di bawah angka hasil survei Bloomberg kepada para ekonom. Pemerintah AS mengeluarkan data resmi bahwa klaim pengangguran berada di angka 264 ribu. Sedangkan menurut survei Bloomberg berada di angka 273 ribu. (Gdn/Igw)
S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi
Indeks S&P 500 naik 1,1 persen ke level 2.120,78 pada pukul 16.00 waktu New York, Amerika Serikat (AS).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/705664/original/saham.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Seperti Manusia, AI Juga Bisa Brain Rot Akibat Konten Receh1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
- Menakar Masa Depan Sustainable Fashion, dari Upcycling hingga Merawat Karya Perajin Lokal2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
- Merawat Keanekaragaman Hayati Sumatera Lewat Konservasi Tanaman Langka3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- BRILink Agen Fillio Jangkau Pinggiran Dumai, Layani Kebutuhan Masyarakat lewat 4 Outlet1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390112/original/030554700_1793783300-cek_fakta_-_petugas_haji_terbaru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389848/original/059413000_1793775328-WhatsApp_Image_2026-11-04_at_12.15.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389787/original/061479300_1793772850-Screenshot_2026-11-04_131352.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046084/original/091856600_1581323843-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1694576/original/098412300_1503994463-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390136/original/019934000_1761231981-AP25286531544387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1694575/original/019523900_1503994463-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280806/original/086604100_1752282029-AP25189733334491.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046087/original/088905900_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3074971/original/020239200_1584006691-20200312-Wall-Street-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046086/original/019208800_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-3.jpg)