Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah pada perdagangan saham Jumat, 30 Oktober 2026. Indeks Nasdaq memimpin koreksi di antara tiga indeks saham acuan lainnya.
Mengutip CNBC, Sabtu (31/10/2026), indeks Nasdaq melemah 2,86% dan ditutup ke level 25.437, kinerja harian terburuk sejak Juni. Indeks ini berada sekitar 8% di bawah level tertinggi yang dicapai belum lama ini. Indeks Dow Jones merosot 572,25 poin atau 1,09% dan ditutup di 51.770,31. Indeks S&P 500 terpangkas 1,82% menjadi 7.580,07.
Sebulan ini, indeks saham acuan tertekan di wall street. Indeks Nasdaq merosot 5,3%, penurunan tajam sejak Maret 2025. Indeks S&P 500 melemah 0,9%, sementara indeks Dow justru naik 1,7%.
Advertisement
Tekanan jual meningkat pada sesi perdagangan Jumat sore seiring dengan langkah investor yang merealisasikan keuntungan menjelang akhir bulan serta menyongsong pemilihan umum paruh waktu (midterm elections) yang diperkirakan akan berlangsung sengit pekan depan.
Saham Amazon turun lebih dari 1% setelah perusahaan tersebut melaporkan laba dan pendapatan kuartal ketiga yang berada di bawah ekspektasi Wall Street. Raksasa e-commerce dan layanan cloud ini juga mencatatkan arus kas bebas (free cash flow) negatif sebesar US$ 42,4 miliar, serta mempertahankan proyeksi belanja modal 2026 sebesar US$ 220 miliar.
Di sisi lain, saham Intel anjlok hampir 29% setelah perusahaan memberikan proyeksi yang lemah untuk kuartal saat ini, dengan mengindikasikan adanya perlambatan di pasar PC. Pendapatan dari divisi komputasi klien dan kecerdasan buatan perusahaan turun 5% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, menjadi US$ 8,1 miliar.
Saham SanDisk juga melemah 13%, meskipun hasil kinerja kuartal fiskal pertamanya melampaui estimasi. Perusahaan penyimpanan data tersebut mengumumkan pemecahan saham (stock split) dengan rasio delapan banding satu.
Sentimen Pasar Sedikit Berubah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3074969/original/000785700_1584006689-20200312-Wall-Street-4.jpg)
Sektor produsen cip secara keseluruhan turut berada di bawah tekanan. Saham Advanced Micro Devices (AMD) merosot hampir 11%, sementara saham lainnya seperti Nvidia dan Broadcom masing-masing turun 4% dan 5%.
Seiring dengan pergeseran investasi keluar dari sektor teknologi, sektor-sektor defensif seperti barang konsumsi pokok (consumer staples) dan layanan kesehatan justru mencatatkan kenaikan. Saham Walmart dan Coca-Cola masing-masing naik lebih dari 1%, yang membantu menahan penurunan pada indeks Dow. Saham-saham lain dalam indeks Dow, yakni Merck dan Amgen, juga mencatatkan kenaikan.
"Sentimen pasar telah sedikit berubah, dan apakah perubahan ini akan memengaruhi keberlanjutan rotasi pasar tersebut masih belum dapat dipastikan,” ujar Keith Buchanan dari Globalt.
Advertisement
Pasar Lebih Selektif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3301506/original/069207400_1605801124-Wall_Street.jpg)
Ia mencatat, pasar saat ini cenderung lebih “kritis” dan “selektif”. “Tahun lalu, pasar digerakkan oleh harapan. Tahun ini, pertanyaannya adalah: Bagaimana semua ini berjalan dalam konteks dunia nyata seperti bagaimana pendanaannya dan siapa yang akan memperoleh keuntungan ekonomisnya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut jauh lebih sulit untuk dijawab,” kata dia.
"Terdapat risiko nyata dalam ekonomi riil, dan pasar mulai menyadari hal itu,” ujar dia.
Menambah sentimen negatif, Financial Times melaporkan dengan mengutip sejumlah sumber, Blackstone telah memberi tahu para investornyaAnthropic mungkin tidak akan mendapatkan peringkat layak investasi (investment-grade) setelah debutnya. Dokumen S-1 yang diajukan Anthropic sempat memberikan dorongan bagi sektor kecerdasan buatan (AI) awal pekan ini, tetapi tekanan kembali muncul seiring dengan respons Wall Street terhadap laporan laba perusahaan teknologi lainnya.
Pada Kamis, saham Alphabet mencatatkan kinerja harian terburuknya setelah perusahaan tersebut membukukan laba dan pendapatan kuartal ketiga yang meleset dari ekspektasi, serta mencatat arus kas bebas negatif sebesar US$ 9,07 miliar. Penurunan saham induk perusahaan Google ini menyeret indeks Nasdaq melemah lebih dari 1% selama sesi perdagangan reguler.
Bulan yang Penuh Gejolak di Sektor AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318732/original/011345800_1786151611-Ilustrasi_wall_street_2.jpg)
Jumat menjadi hari perdagangan terakhir pada Oktober. Bulan ini merupakan periode yang penuh gejolak bagi sektor AI, dengan para investor mencermati pengeluaran perusahaan terkait pengembangan infrastruktur AI.
Perusahaan penyedia layanan cloud skala besar (hyperscaler) seperti Alphabet dan Microsoft tidak menaikkan proyeksi belanja modal mereka.
Pada saat yang sama, perusahaan neocloud penyedia layanan komputasi awan yang mendukung infrastruktur untuk pusat data AI menghadapi sorotan investor terkait tingkat utang mereka. CoreWeave, yang mengalami lonjakan imbal hasil obligasi, menjadi contoh utama dari kekhawatiran tersebut; sahamnya anjlok 37% sepanjang bulan Oktober. Sementara itu, saham Nebius merosot hampir 35% dalam periode yang sama.
ETF Roundhill Memory (DRAM) yang mencakup perusahaan-perusahaan di sektor memori untuk AI seperti Micron dan Seagate Technology turun 20% selama Oktober, sementara iShares A.I. Innovation and Tech Active ETF (BAI) turun hampir 17%.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490698/original/095003200_1770021594-bea_cukai_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4949090/original/063678200_1726832428-Apel1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558081/original/096705700_1776405688-cek_fakta_-_dana_bantuan_hindu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390136/original/019934000_1761231981-AP25286531544387.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4410634/original/016949900_1682850414-isaac-smith-6EnTPvPPL6I-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)