Viral Dugaan Pembegalan oleh Pengemudi Ojol, Ini Kronologinya

Seorang perempuan diduga dibegal pengemudi ojol saat dalam perjalanan menuju Kabupaten Maros.

OlehFauzan
Diterbitkan 31 Oktober 2026, 05:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang perempuan berinisial ZF (19) diduga menjadi korban pembegalan oleh pengemudi ojek online (ojol) di samping Jalan Tol Insinyur Sutami, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 01.00 Wita itu kini viral di media sosial.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan korban telah melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Makassar dan saat ini polisi tengah menyelidikinya.

"Sudah melapor, saat ini sudah diselidiki oleh Satreskrim Polrestabes Makassar," kata Jafar saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10/2026).

Jafar menjelaskan, peristiwa itu bermula saat ZF memesan layanan ojek online melalui aplikasi untuk menuju Kabupaten Maros. Namun, di tengah perjalanan, pengemudi ojol tersebut tiba-tiba menghentikan kendaraannya di lokasi yang sepi.

Pengemudi itu kemudian diduga mendorong korban hingga terjatuh dari sepeda motor. Akibatnya, wajah ZF membentur batu di sekitar lokasi kejadian.

"Korban terjatuh hingga wajahnya membentur batu," jelas Jafar.

Setelah korban terjatuh, pelaku diduga mengambil barang-barang berharga milik ZF. Barang yang dibawa kabur berupa sebuah tas berisi uang tunai dan satu unit telepon genggam.

"Pelaku mengambil barang milik korban berupa satu buah tas berisikan uang sebanyak Rp 500.000 dan satu unit handphone merek Oppo sehingga korban mengalami kerugian," ungkapnya.

Selain kehilangan barang berharga, ZF juga mengalami sejumlah luka akibat kejadian tersebut. Korban mengalami lebam pada bagian wajah serta luka lecet di lutut kanan dan lengan kanan.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Jafar mengatakan pihaknya belum mengetahui identitas pengemudi ojol yang diduga merampas barang milik korban.

"Pelakunya masih belum kita ketahui identitasnya. Masih dalam penyelidikan," pungkasnya.