Strategi Kabupaten Tangerang Dongkrak Pembayaran Pajak

Strategi Kabupaten Tangerang Dongkrak Pembayaran Pajak Hingga 79 Persen

Diterbitkan 08 Oktober 2026, 13:15 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kabupaten Tangerang mencatat lonjakan pendapatan dengan menyatukan semua pembayaran pajak dan retribusi daerah dalam satu portal QRIS dan Virtual Account terpadu.

Melalui portal tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang bersama Bank BJB dan Bank Indonesia mengubah perilaku wajib pajak.

Kepala Bidang Perencanaan Kebijakan Pelaporan dan Pengolahan Data Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Tangerang, Audy Ikhsan Arief, mengatakan pada tahun 2024, dari total 1.037.149 transaksi pajak daerah, hanya 49,55 persen yang menggunakan kanal digital.

"Namun pada 2025, angkanya melonjak drastis menjadi 79,83 persen. Kanal nondigital bahkan nyaris hilang, dari 7,45 persen menjadi hanya 0,17 persen," katanya, Kamis (8/10).

Kabupaten Tangerang, sebagai wilayah penopang DKI Jakarta, memang dituntut mandiri. Pada APBD 2025, pagu belanja naik Rp 400 miliar menjadi Rp 9,495 triliun, sementara dana transfer justru berkurang.

Menurutnya, program ini dieksekusi dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah penyatuan proses bisnis dari 11 jenis objek pajak, termasuk PBB yang selama ini tersebar di sistem berbeda.

Tahap kedua pada triwulan I-II 2025 adalah finalisasi portal dan sosialisasi masif ke wajib pajak melalui pop-up di akun wajib pajak, slip bayar, SKPD, dan leaflet di kantor Bapenda.

Lalu, tahap ketiga adalah intensifikasi melalui Surat Edaran Bupati Tangerang Nomor 900.1.13.1/609/VII/Bapenda/2025 tentang Percepatan Digitalisasi Pembayaran dan penguatan kapasitas pegawai menjelang peak season.

Pembiayaannya pun efisien dengan skema cost sharing. Bapenda menanggung Rp 60 juta untuk sistem Virtual Account, sedangkan Bank BJB sebagai RKUD menanggung Rp 27,72 juta untuk sistem QRIS.

"Portal ini memiliki empat keunggulan: satu portal untuk semua jenis pajak dan retribusi, user friendly, VA tanpa limit maksimal sehingga transaksi miliaran cukup satu kode, dan tenggat waktu pembayaran 7 hari," kata Audy.

Lima layanan kekinian itu seperti VA/QRIS PBB, VA/QRIS BPHTB, VA/QRIS PDL yang mencakup PBJT, Reklame dan PAT, VA/QRIS WEB-R untuk retribusi daerah, dan inovasi QRIS Multi PBB yang memungkinkan pembayaran PBB multi-tahun hanya dengan satu QRIS.

Audy mengungkapkan, ini bukan sekedar teknologi, tapi dengan didampingi Bank Indonesia Banten melakukan jemput bola, di antaranya melalui Fun Run & Expo dengan menghadirkan QRIS Moling atau mobil keliling yang telah beroperasi sejak 2023 dan inovasi terbaru QRIS TAP.

Di lokasi, warga bisa membuka rekening, aktivasi m-banking, dan membayar pajak melalui QRIS. Untuk menarik minat, diberikan insentif gula pasir dan minyak goreng bagi pengguna QRIS.

"Hasilnya, penggunaan QRIS naik 10 kali lipat secara bertahap," ujar Audy.

  • liputan6
    Pajak adalah pungutan yang diwajib dibayarkan oleh penduduk sebagai sumbangan wajib kepada negara atau pemerintah.
    Pajak
  • liputan6
    Peristiwa menarik di sepanjang hari ini
    reg