Gempa Sumba Barat Daya, Puluhan Rumah Warga Rusak

Gempa Flores beberapa waktu lalu masih menyisakan trauma.

Diterbitkan 04 Oktober 2026, 08:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi dengan Magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya NTT pada hari Minggu (4/10/2026). Gempa terjadi pukul 05.55 WIB atau 6.55 Wita.

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada pada koordinat 9,7 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 km.. Menurut BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang serta BMKG.

Kepala Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Fransiskus Umbu Gete, mengatakan gempa berkekuatan M 6,1 itu meluluhlantakkan 10 rumah warga di wilayah itu yang tersebar di dua dusun yakni, dusun dua dan dusun empat.

"Hanya ada 10 rumah yang rusak berat," ujarnya.

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski demikian, tidak ada warga desa yang menjadi korban jiwa. Hanya saja, kuatnya guncangan gempa sempat membuat warga panik dan berhamburan ke luar rumah.

"Warga semua lari selamatkan diri karena masih trauma dengan kejadian gempa di Flores," katanya.

Selain di desa Weepangalli, kerusakan rumah warga juga terjadi di Desa Pero Konda, kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya. Meski demikian, pihak BPBD belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait data kerusakan itu.

Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pihak berwenang setempat.