Cemburu Berujung Maut, Wanita di Gresik Terjebak Bersama Jasad Kekasih

Pelaku kemudian panik coba bunuh diri.

Diterbitkan 04 Oktober 2026, 06:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - IR (22), perempuan asal Sememi, Surabaya, membeberkan detik-detik mengerikan saat dirinya menghabisi nyawa kekasihnya, MF (23), warga Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik, di sebuah toko bangunan pada Sabtu (3/10/2026) dini hari. Korban ditusuk di bagian leher.

Sebelum melancarkan aksinya, IR sudah berada di lokasi sejak Jumat siang. Ketika waktunya tiba, pukul 02.00 WIB barulah dia menghabisi nyawa MF.

"Pas jam 2 pagi baru saya tusuk dia di lehernya" ujar IR, Minggu (4/10/2026).

​Serangan awal tersebut tidak langsung melumpuhkan korban. MF yang dalam kondisi terluka parah sempat melakukan perlawanan sengit. IR mengaku sempat didorong hingga tersungkur ke lantai sebelum akhirnya berada di bawah kungkungan korban yang melayangkan pukulan.

Dalam posisi terjepit di bawah tubuh korban, darah segar dari leher MF bahkan mengucur membasahi wajah tersangka. Dalam kondisi panik dan gelap, IR meraba-raba mencari pisau yang terlepas. Begitu menemukannya, ia kembali menyabetkan senjata tajam tersebut secara membabi buta ke arah tangan dan punggung korban demi melepaskan diri.

​

Coba Bunuh Diri tapi Gagal

Setelah korban tak lagi bernyawa dan terkulai lemas, IR berhasil keluar dari dekapan tubuh korban. Alih-alih melarikan diri, perempuan muda itu justru sempat mencoba mengakhiri hidupnya sendiri, namun gagal.

​Ia tetap terjebak di dalam toko bangunan Al Inayah 3 bersama jasad korban selama berjam-jam hingga pagi menjelang.

"Pukul 08.30 WIB, IR akhirnya memberanikan diri menghubungi layanan darurat kepolisian 110," kata Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman

Sekitar pukul 10.30 WIB, Tim Inafis Satreskrim Polres Gresik langsung tiba di TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Kata Arif, pihaknya telah mengamankan dua bilah pisau sebagai barang bukti utama. "Dari hasil pendalaman sementara, polisi menduga kuat insiden maut ini dilatarbelakangi oleh motif cemburu," paparnya

Pihak kepolisian masih terus mendalami keterangan tersangka guna mengungkap secara utuh kronologi dan pemicu di balik tragedi berdarah ini.

Â