Tim Labfor Selidiki Kebakaran RSUD Ryacudu Lampung Utara

Polisi belum menemukan sumber api, sejumlah fakta di lokasi terungkap.

Diterbitkan 31 Agustus 2026, 08:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penyebab kebakaran yang melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, masih belum diketahui. Polisi belum dapat memastikan sumber api yang membakar dua ruangan penyimpanan alat kesehatan serta sarana dan prasarana rumah sakit.

Kasatreskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi pada Minggu malam, 30 Agustus 2026.

"Petugas Unit Identifikasi bersama piket Reskrim Polres Lampung Utara telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, hasil pemeriksaan awal belum menemukan penyebab pasti kebakaran," kata Ivan, Senin (31/8/2026).

Untuk memastikan sumber api, polisi berencana mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Selatan.

Berdasarkan keterangan saksi, Ivan mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, saksi Supardi mendengar ketukan pagar. Setelah pintu dibuka, Heri Iswandi memberitahukan telah terjadi kebakaran di area rumah sakit.

"Keduanya kemudian melihat kobaran api telah membesar dari bagian gudang peralatan. Saat kebakaran berlangsung, terdengar suara ledakan dari lokasi tersebut," tuturnya.

Petugas keamanan rumah sakit, Junaidi, kemudian melakukan pengecekan ke ruangan yang terbakar. Karena api semakin membesar, petugas langsung menghubungi pemadam kebakaran.

Di tengah proses pemadaman, petugas rumah sakit juga melakukan evakuasi terhadap pasien yang sedang menjalani perawatan.

Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian dan kendaraan AWC Brimob Batalyon C kemudian tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.

 

Olah TKP

Dari hasil olah TKP awal, polisi menemukan dua ruangan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan alat kesehatan serta sarana dan prasarana rumah sakit.

Menariknya, polisi tidak menemukan kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat penyelidikan sumber api perlu dilakukan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Ruang Pemeliharaan Sarana RSUD Ryacudu, Tewturus, juga menyebut tidak ada aliran listrik menuju gudang yang terbakar.

"Menurut keterangan kepala gudang sarana dan prasarana, tidak ada aliran listrik ke gudang yang terbakar," ujarnya.

Selain puing-puing bekas kebakaran, petugas menemukan sejumlah tabung oksigen bekas dan peralatan lainnya di sekitar lokasi.

Lokasi gudang yang terbakar juga berada di samping tempat pembuangan limbah medis rumah sakit.

Hingga kini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

Polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran.