Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan Kereta Api (KA) 68 Malabar relasi Bandung-Malang terlambat hampir lima jam akibat tertemper truk di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 295 Klaten pada Kamis (27/8/2026) dini hari.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan perjalanan KA 68 Malabar relasi Bandung-Malang telah tiba di Stasiun Malang, Kota Malang, Jawa Timur, pukul 11.32 WIB.
"Sudah tiba tadi pukul 11.32 WIB," kata Manajer Humas KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp dari Kota Malang, Kamis (27/8/2026).
Advertisement
Berdasarkan keterangan diterima dari KAI Daerah Operasi 8 Surabaya, KA 68 Malabar jika merujuk jadwal awal maka seharusnya tiba di Stasiun Malang pada pukul 06.52 WIB atau terlambat sekitar 280 menit atau 4,6 jam.
Adapun penumpang diangkut Kereta Api 68 Malabar berjumlah 100 orang.
Perjalanan KA Gajayana Terhambat
Selain KA 68 Malabar, KA Gajayana Tambahan relasi Malang-Gambir juga mengalami keterlambatan waktu kedatangan di Stasiun Malang imbas kejadian tamperan tersebut.
KAI Surabaya menyatakan, KA Gajayana Tambahan seharusnya sudah tiba di Stasiun Malang pukul 13.50 WIB, namun karena adanya peristiwa itu maka kereta api tersebut diproyeksikan tiba di Malang sekitar pukul 14.25 WIB. Kereta Api Gajayana Tambahan berdasarkan data dari KAI Surabaya mengangkut sebanyak 142 penumpang.
Mehendro menjelaskan pengaturan pola operasional layanan kereta api yang terlambat dilakukan setelah proses penanganan kejadian selesai sepenuhnya KAI Surabaya pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang terdampak insiden temperan itu.
"Sekali lagi, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Terima kasih atas kesabaran, pengertian dan kepercayaan pelanggan yang tetap bersama KAI," ujar Mehendro, demikian dikutip Antara.
KAI Surabaya turut memberikan service recovery sesuai ketentuan berlaku kepada seluruh penumpang terdampak.
Mehendro menjelaskan pemberian service recovery kepada penumpang disesuaikan pada durasi keterlambatan perjalanan, seperti minuman, makanan ringan, ataupun makanan berat.
"Kami berharap layanan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan selama perjalanan mengalami keterlambatan," ujar dia.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334046/original/006423000_1787818653-cek_fakta_demo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333970/original/076820900_1787815384-Your_paragraph_text.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333897/original/064209300_1787812486-cek_fakta_-_tebuireng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580034/original/026197700_1778124608-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-07T102932.008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334184/original/089723600_1787823306-1001448583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333724/original/013917600_1787804600-WhatsApp_Image_2026-08-27_at_10.53.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334145/original/036170900_1787821273-b5a971b4-0c8b-4dd5-90fb-e52c94a6ca85.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334112/original/019807400_1787820672-peta-bodysebaran-bodytitik-bodypanas-bodyh-bodytsp-bodyt-bodyjawa-bodytimur-body-t0wfimda.jpg)