​​Kapal Layar Dihantam Ombak Tinggi Jember, 1 Tewas dan 3 Nelayan Hilang

Kapal itu membawa lima warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger, itu melaut sejak Selasa (18/8/2026) siang menuju perairan Meleman.

Diterbitkan 19 Agustus 2026, 22:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kapal Layar Motor (KLM) Pantes terbalik dan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Paseban, Kecamatan Kencong, Jember, Rabu (19/8/2026) dini hari. Satu nelayan tewas, satu selamat, dan tiga lainnya masih hilang.

Kapal yang membawa lima warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger, itu melaut sejak Selasa (18/8/2026) siang menuju perairan Meleman.

Saat perjalanan pulang sekitar pukul 02.00 WIB, kapal diduga terlalu dekat dengan bibir pantai hingga lambung kanannya dihantam gelombang tinggi.

"Benturan keras membuat lambung kanan bocor tajam hingga kapal langsung terbalik," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi I Made Oka Astawa, Rabu (19/8/2026).

Setelah menerima laporan dari Polair Puger pada sore hari, Tim Rescue Pos SAR Jember langsung dikerahkan dengan membawa perahu karet, peralatan penyelamatan di air, dan perlengkapan medis.

 

Identitas 3 Nelayan Hilang

Tiga nelayan yang masih hilang dan dalam pencarian yakni Mujai (58), Moh. Sholihin (34), dan Samsul (45). Ketiganya merupakan warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger.

"Untuk korban yang ditemukan atas nama Samino (65), warga Desa Bagong, Kecamatan Puger. Sedangkan korban meninggal dunia teridentifikasi atas nama Sahwiyanto (46), warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger," tambah Astawa.

Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan dari BPBD Jember, BPBD Lumajang, TNI/Polri, relawan lokal, dan nelayan setempat.

"Fokus utama diarahkan pada perluasan radius pencarian tiga korban yang masih hilang," pungkasnya.