Liputan6.com, Jakarta - Perpustakaan Gasibu dibongkar Pemerintah Provinsi Jawa Barat seiring proyek penataan halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu. Bangunan perpustakaan kini rata dengan tanah.
Dari pantauan di lokasi, yang tersisa hanya puing. Dua alat berat terparkir di dekat bekas bangunan, tak ada lagi aktivitas warga membaca; hanya beberapa pekerja proyek yang terlihat.
"Insya Allah, Lapangan Gasibu terintegrasi dengan halaman Gedung Sate dan masyarakat tetap mendapatkan layanan literasi,"
kata Sekda Jabar Herman Suryatman, Sabtu (8/8/2026).
Advertisement
Penataan Gedung Sate–Gasibu dan Layanan Pengganti
Penataan kawasan menargetkan integrasi Lapangan Gasibu dengan halaman Gedung Sate. Dalam proses tersebut, Perpustakaan Gasibu dibongkar dari lokasi semula.
Sebagai gantinya, layanan perpustakaan akan ditransformasi menjadi perpustakaan digital dan perpustakaan keliling.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan Perpustakaan Umum Kota Bandung yang beralamat di Jalan Seram Nomor 2, tak jauh dari kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.
Pemprov Jabar menyampaikan komitmen agar penguatan ekosistem literasi berjalan beriringan dengan penataan ruang publik.
"Semangat literasi akan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat,"
ujar Herman.
Advertisement
Kajian Ruang Literasi Baru dan Data Pengunjung
Biro Umum Setda Jabar saat ini mengkaji pembentukan ruang literasi baru yang akan disesuaikan dengan konsep penataan Gedung Sate dan Gasibu.
"Bukan berarti tidak ada keberpihakan. Jadi sebetulnya saya juga sudah koordinasi dengan Biro Umum, sedang dikaji nanti apa namanya, pembagian ruang itu secara proporsional,"
kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jabar, Kusmana Hartadji.
Kusmana mengakui Perpustakaan Gasibu memiliki nilai bagi warga. Ia mencatat kunjungan mencapai sekitar 1.000 orang per bulan, sehingga diperlukan ruang literasi baru bagi masyarakat.
"Jadi sedang dikaji oleh Biro Umum sebetulnya, hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan aspek kenyamanan, termasuk juga kemudahan akses, serta keberlanjutan pemanfaatan oleh masyarakat,"
lanjut Kusmana.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318861/original/094844100_1786167964-1000142794.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318184/original/015332000_1786088834-bdg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316061/original/045723900_1785911442-WhatsApp_Image_2026-08-05_at_12.45.09__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316708/original/026220500_1785984084-Kondisi_Pantai_Pangandaran_usai_gempa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316069/original/040533500_1785911653-WhatsApp_Image_2026-08-05_at_09.55.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3193639/original/026204500_1596010570-Foto_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458366/original/038352700_1767077924-IMG_20251230_123004_818.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316059/original/032754900_1785911442-WhatsApp_Image_2026-08-05_at_12.45.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312300/original/009966200_1785486408-Pohon_di_depan_lapangan_padel_ditebang_ilegal.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5364661/original/048375900_1759122902-padel_1.jpg)