Viral Mobil Pelat Merah Ugal-ugalan di Jalanan, Polisi Turun Tangan

Mobil pelat merah tersebut terlihat melaju agresif dan beberapa kali berada sangat dekat dengan kendaraan lain di jalan.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 12:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Video yang memperlihatkan sebuah mobil Toyota Innova berpelat merah melaju ugal-ugalan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar), Kabupaten Tanggamus, Lampung, viral di media sosial. Aksi kendaraan dinas bernomor pelat BE 1554 XZ itu dinilai membahayakan pengguna jalan hingga akhirnya menjadi perhatian Satlantas Polres Tanggamus.

Dalam rekaman yang beredar, mobil pelat merah tersebut terlihat melaju agresif dan beberapa kali berada sangat dekat dengan kendaraan lain di jalan. Menyikapi video viral itu, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian sekaligus mengidentifikasi pengemudinya.

Kasatlantas Polres Tanggamus AKP Rudi Khisbiyantoro mengatakan anggotanya telah mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan pengunggah video.

"Kami telah melakukan penyelidikan. Anggota juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi yang diduga merupakan jalan sebagaimana terlihat dalam video," kata AKP Rudi, Selasa (28/7).

Tak hanya itu, polisi juga meminta keterangan pegawai rumah makan di sekitar Pekon Kota Agung Timur yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian guna memastikan rangkaian peristiwa.

"Anggota juga meminta keterangan dari pegawai Rumah Makan Padang di sekitar lokasi untuk memastikan kronologi serta mencari saksi yang mengetahui kejadian tersebut," ujarnya.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan pengunggah video, Andre, diketahui insiden itu terjadi pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, Andre bersama istri dan anaknya sedang melintas dari Simpang Kagungan menuju Kota Agung.

Menurut keterangan Andre, kedua kendaraan sempat saling mendahului hingga memicu kesalahpahaman di jalan. Situasi tersebut membuat kedua kendaraan beberapa kali berada dalam jarak yang sangat dekat sehingga Andre mengaku khawatir akan keselamatan keluarganya.

Meski mengaku istrinya sempat terbentur akibat kendaraan mereka diduga dipepet, Andre tidak membuat laporan polisi karena insiden tersebut tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Andre tidak membuat laporan karena tidak ada kecelakaan. Menurut keterangannya, istrinya sempat terbentur saat kendaraan mereka dipepet," jelas Rudi.

Polisi menduga insiden tersebut dipicu kesalahpahaman antarpengemudi. Karena itu, Satlantas Polres Tanggamus berencana mempertemukan kedua belah pihak untuk mengklarifikasi peristiwa yang sebenarnya.

"Menurut keterangan Andre, kami menduga peristiwa tersebut dipicu adanya kesalahpahaman antara kedua pengemudi. Untuk itu, kedua belah pihak akan kami pertemukan guna dilakukan klarifikasi sehingga duduk persoalannya menjadi jelas," katanya.

 

Polisi Telusuri Identitas Pengemudi

Hasil penyelidikan sementara memastikan lokasi kejadian berada di Jalan Lintas Barat, wilayah Pekon Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus. Polisi juga memastikan tidak ada korban maupun kecelakaan lalu lintas dalam insiden tersebut.

Sementara itu, nomor pelat BE 1554 XZ diduga terdaftar sebagai kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Namun, kendaraan tersebut disebut tidak berada di wilayah Tanggamus sehingga proses penelusuran identitas pengemudi masih berlangsung.

"Untuk memastikan siapa pengemudi maupun penggunaan kendaraan tersebut, kami persilakan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Kami juga akan terus mendalami perkara ini agar fakta yang sebenarnya dapat diketahui," tegas Rudi.

Satlantas Polres Tanggamus juga mengimbau masyarakat agar mengutamakan etika berlalu lintas, tidak terpancing emosi saat berkendara, serta menyelesaikan setiap persoalan di jalan melalui mekanisme hukum yang berlaku.