Aktivitas Terakhir Satpam Waduk Jatiluhur Sebelum Tewas Terborgol

Korban memergoki sejumlah remaja melakukan pelanggaran.

Diterbitkan 27 Juli 2026, 10:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Satpam Waduk Jatiluhur, Sumarna (40) sempat menegur pelaku vandalisme, sebelum ditemukan tewas tenggelam dengan kondisi tangan terikat borgol.

"Dia (Sumarna) melarang orang yang mau corat-coret (vandalisme). Itu wajar karena itu memang tugas dia menjaga area waduk," kata warga setempat, Warta kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Sumarna menegur para remaja itu pada Rabu (22/7/2026) malam. Kemudian diduga para remaja itu kembali lagi ke lokasi pada Kamis (23/7/2026) malam.

Sumarna mulai hilang dan dicari keberadaannya pada Jumat (24/7/2026) dini hari dan baru ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada siang hari.

"Kepala satpam bilang Sumarna enggak ada dari jam tiga dini hari. Setelah dicari bareng teman-teman dan warga, ketemu jam 11 siang dalam air di pinggir danau," ujar dia.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyebut korban pertama kali ditemukan oleh seorang satpam lainnya yang ada di sekitar waduk. Temuan itu kemudian dilaporkan ke polisi.

"Korban pertama kali ditemukan oleh seorang satpam yang melihat tubuh korban tenggelam di perairan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga setempat dan diteruskan kepada aparat kepolisian," kata Hendra.

Polisi sudah melakukan olah TKP dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti. Jenazah juga sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

Hendra mengatakan jajaran Polres Purwakarta masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Dia pun mengimbau masyarakat agar menunggu hasil penyelidikan yang sedang dilakukan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk mengungkap fakta yang sebenarnya," pungkasnya.

Reporter: Merdeka.com/Azzura Galexia