Pelayanan RSUD Syekh Yusuf Gowa Kembali Normal usai 2 Gedung Terbakar

Dua fasilitas yang dilalap api itu adalah Instalasi Pengelolaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) dan Instalasi Radiologi.

OlehFauzan
Diterbitkan 29 Mei 2026, 20:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pelayanan RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa berangsur kembali normal pascakebakaran yang melanda dua bangunan di area rumah sakit tersebut pada Jumat (29/5/2026) siang. Pemerintah Kabupaten Gowa menyebut dua gedung yang terbakar merupakan bangunan lama.

Dua fasilitas yang dilalap api itu adalah Instalasi Pengelolaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) dan Instalasi Radiologi. Kebakaran terjadi saat sebagian besar staf tengah melaksanakan salat Jumat, sehingga sempat menimbulkan kepanikan di area rumah sakit.

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, yang meninjau langsung lokasi kejadian, memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Dia menyebut bahwa seluruh pasien dan tenaga kesehatan dalam kondisi aman.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Ke depan saya minta Pak Dirut beserta jajaran untuk lebih hati-hati dan mawas lagi. Persoalan rumah sakit ini sangat krusial terkait dengan pelayanan kesehatan kita di Kabupaten Gowa," ujar Darmawangsyah kepada wartawan.

Darmawangsyah menegaskan gedung yang terbakar bukan bagian dari bangunan utama sehingga operasional rumah sakit tidak terganggu secara keseluruhan.

"Saya mendapatkan informasi yang terbakar adalah fasilitas IPSRS, ruangan mesin foto rontgen. Total ada dua gedung, tapi bukan gedung utama. Jadi nanti pelayanan tetap bisa berjalan," jelasnya.

Pemkab Gowa akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Kesehatan RI untuk pemulihan fasilitas yang terdampak.

"Insya Allah Pemkab Gowa akan mencari solusi tercepat untuk memulihkan kerugian yang terjadi. Kita akan berkoordinasi dengan Pak Gubernur secepatnya dan Kemenkes untuk meminta perhatian agar kita bisa membangun kembali bangunan dan mengganti peralatan yang rusak," tambahnya.

 

Evakuasi

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf, dr. Gaffar, menyatakan seluruh pasien di area terdampak berhasil dievakuasi sesuai prosedur keselamatan rumah sakit.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden ini. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan dan perawatan terbaik serta berada dalam kondisi aman," ungkapnya.

Gaffar juga mengapresiasi respons cepat seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran dan evakuasi pasien.

"Kami turut mengapresiasi kesigapan seluruh pihak yang membantu proses evakuasi. Alhamdulillah pelayanan pada area yang tidak terdampak telah kembali berjalan normal secara bertahap," pungkasnya.