Rutan Muntok Gelar Pengobatan Gratis untuk Masyarakat Maknai Kebangkitan Nasional

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Muntok menggelar pelayanan pengobatan dan cek kesehatan gratis bagi warga sekitar.

Diterbitkan 20 Mei 2026, 20:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bangka Barat - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Muntok, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung memiliki cara tersendiri dalam memaknai Hari Kebangkitan Nasional tahun ini.

Yakni memilih turun ke masyarakat dengan menggelar aksi nyata berupa pelayanan pengobatan dan cek kesehatan gratis bagi warga sekitar.

Sejak pagi, puluhan warga yang didominasi oleh para lansia dan ibu-ibu tampak memadati Klinik Armelia milik Rutan Muntok. Kedatangan mereka untuk mendapatkan pemeriksaan medis tanpa dipungut biaya.

Kepala Rutan Kelas IIB Muntok Andri Ferly mengatakan, momentum Kebangkitan Nasional harus menjadi pelecut untuk memberikan kontribusi nyata. Salah satu fondasi utama menuju Indonesia maju adalah memastikan masyarakat memiliki tubuh yang sehat.

"Kebangkitan nasional tidak akan kokoh tanpa adanya kesehatan masyarakat yang prima. Hari ini, kami ingin mendobrak stigma kaku tentang rutan dan membuktikan bahwa kami hadir sebagai pelayan yang peduli pada kesejahteraan warga," ujar Andri, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, layanan medis yang disuguhkan kali ini terbilang sangat komprehensif. Andri mengatakan, masyarakat tidak hanya sekadar berkonsultasi dengan tim dokter, tetapi juga difasilitasi untuk melakukan pengecekan kadar gula darah, kolesterol, tekanan darah, hingga asam urat.

 

Semangat Gotong Royong dan Nasionalisme

Menurut Andry, semangat gotong royong dan nasionalisme begitu terasa di sepanjang jalannya acara. Tim medis dari rutan dan dinas terkait tampak dengan sabar melayani para warga yang mengeluh sakit, mencerminkan esensi sejati dari persatuan dan kepedulian antarsesama.

"Kami ingin semangat Kebangkitan Nasional juga bisa diimplementasikan lewat jalur kemanusiaan. Tembok tinggi rutan nyatanya bukan pembatas untuk merajut sinergi, karena mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak adalah hak warga," jelas Andry.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ade Agustina menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo tentang pelkayanan kesehatan ke masyarakat.

"Kami ingin memberikan manfaat bagi masyarakat. Jadi jika warganya sehat maka negara akan kuat," tukas Ade.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Sapi'i Rakuti. Ia menyatakan dukungannya terhadap pengembangan layanan kesehatan di Rutan Muntok.

"Kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang merata dan berkeadilan," jelas Sapi'i.