Liputan6.com, Jakarta - Kue apem kukus jadul merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang masih digemari hingga kini. Teksturnya yang lembut, berpori, dan sedikit kenyal dengan cita rasa manis membuat kue ini kerap disajikan sebagai teman minum teh maupun hidangan dalam berbagai acara keluarga dan tradisi masyarakat.
Sejumlah peneliti kuliner berpendapat bahwa kue apem memiliki kemiripan dan diduga mendapat pengaruh dari kue tradisional India bernama appam, sebelum berkembang menjadi sajian khas Nusantara, terutama di Pulau Jawa. Dalam tradisi Jawa, kue apem juga sering dikaitkan dengan legenda Ki Ageng Gribig yang diyakini memperkenalkan kue ini kepada masyarakat setelah kembali dari tanah suci. Sejak saat itu, apem menjadi bagian dari berbagai tradisi dan acara syukuran di sejumlah daerah di Jawa.Â
Selain dikenal sebagai kuliner tradisional, kue apem memiliki makna simbolis dalam budaya Jawa. Nama "apem" dipercaya berasal dari kata Arab al-'afwu yang berarti ampunan atau maaf, sehingga kue ini kerap dihadirkan dalam tradisi seperti megengan menjelang Ramadan sebagai simbol permohonan ampunan, rasa syukur, dan kebersamaan. Jika ingin membuatnya sendiri di rumah, berikut resep kue apem kukus jadul yang lembut, mengembang, dan mudah diikuti.
Advertisement
Resep Kue Apem Kukus Jadul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8126181/original/029530100_1780977746-10577945928520010918.jpeg)
Bahan-bahan:
- 150 gram tepung berasÂ
- 35 gram tepung terigu protein sedangÂ
- 150 gram tape singkong, lumatkanÂ
- 135 gram gula pasirÂ
- Â 250 ml santan encer hangat
- 1 sendok teh ragi instan (fermipan)Â
- ½ sendok teh garamÂ
- ½ sendok teh baking powderÂ
- Pewarna makanan merah atau hijau (opsional)Â
- Kelapa parut kukus secukupnya untuk taburanÂ
Cara Membuat:
- Rebus santan bersama gula pasir hingga gula larut, lalu angkat dan biarkan hingga hangat kuku. Pastikan cairan tidak terlalu panas agar ragi tetap aktif.Â
- Campurkan tepung beras, tepung terigu, dan garam dalam sebuah wadah. Masukkan tape singkong yang telah dilumatkan, lalu aduk hingga tercampur rata.Â
- Tuangkan larutan santan dan gula sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diaduk hingga adonan halus dan tidak bergerindil.Â
- Tambahkan ragi instan, aduk hingga merata, kemudian saring adonan agar teksturnya lebih lembut.Â
- Tutup wadah dan diamkan adonan selama 30 menit hingga 1 jam atau sampai mengembang.Â
- Setelah mengembang, masukkan baking powder lalu aduk perlahan hingga tercampur rata. Jika ingin membuat beberapa warna, bagi adonan lalu tambahkan pewarna makanan sesuai selera.Â
- Panaskan kukusan hingga menghasilkan uap yang banyak, kemudian bungkus tutup kukusan dengan kain bersih agar air tidak menetes ke adonan.Â
- Olesi cetakan apem dengan sedikit minyak, lalu tuang adonan hingga setengah atau tiga perempat bagian cetakan.Â
- Kukus selama 10–15 menit dengan api sedang hingga apem mengembang, matang, dan berpori.Â
- Angkat, keluarkan dari cetakan, lalu sajikan selagi hangat dengan taburan kelapa parut kukus agar rasanya semakin gurih.
Advertisement
Tips Membuat Kue Apem Kukus Jadul agar Mengembang Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4765978/original/081800200_1709870998-IMG_1608.jpeg)
Keberhasilan membuat kue apem kukus jadul sangat dipengaruhi oleh proses fermentasi adonan. Pastikan larutan santan dan gula sudah hangat kuku sebelum dicampurkan dengan ragi karena suhu yang terlalu panas dapat membunuh ragi sehingga adonan tidak mengembang dengan baik.
Selain itu, gunakan tape singkong yang sudah benar-benar matang dan memiliki rasa manis. Tape yang berkualitas membantu proses fermentasi sekaligus memberikan aroma khas serta tekstur apem yang lebih lembut dan berpori.
Saat mengukus, pastikan kukusan sudah benar-benar panas dan mengeluarkan banyak uap sebelum adonan dimasukkan. Bungkus tutup kukusan dengan kain bersih agar tetesan air tidak mengenai permukaan kue, sehingga apem dapat mengembang sempurna dengan tekstur lembut dan pori-pori yang cantik.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Kue Apem Kukus Jadul
1. Apa yang membuat kue apem kukus jadul memiliki tekstur lembut dan berpori?
Tekstur lembut dan berpori pada kue apem diperoleh dari proses fermentasi menggunakan ragi instan dan tape singkong. Fermentasi yang cukup serta penggunaan santan encer juga membantu adonan mengembang dengan baik.
2. Mengapa adonan kue apem perlu didiamkan sebelum dikukus?
Adonan perlu difermentasi selama sekitar 30 menit hingga 1 jam agar ragi bekerja menghasilkan gelembung udara. Proses ini membuat kue apem mengembang sempurna dan memiliki pori-pori khas.
3. Bisakah tape singkong diganti dengan bahan lain?
Tape singkong merupakan salah satu bahan penting karena memberikan aroma khas sekaligus membantu proses fermentasi. Jika dihilangkan atau diganti, tekstur dan cita rasa apem dapat berbeda dari versi tradisional.
4. Bagaimana cara agar kue apem kukus tidak bantat?
Pastikan larutan santan dan gula sudah hangat kuku sebelum dicampurkan dengan ragi, fermentasikan adonan hingga mengembang, dan kukus menggunakan uap yang sudah benar-benar panas. Selain itu, bungkus tutup kukusan dengan kain agar tetesan air tidak mengenai adonan.
5. Mengapa kue apem sering disajikan dalam tradisi masyarakat Jawa?
Kue apem memiliki makna simbolis sebagai lambang permohonan ampunan, rasa syukur, dan kebersamaan. Karena itu, kue ini kerap dihadirkan dalam tradisi seperti Megengan menjelang Ramadan maupun berbagai acara syukuran di sejumlah daerah di Jawa.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379728/original/080061400_1760356827-20251013_140108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8126176/original/082284600_1780977744-1260898066122285218.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295862/original/035555400_1783973067-Jude_Bellingham_celebrates_England_s_victory.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295861/original/079168800_1783972957-Spain_s_Mikel_Merino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295860/original/053984200_1783972780-France_s_Ousmane_Dembele__7__celebrates_with_Kylian_Mbappe_and_jules_kounde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111782/original/019814700_1738060856-000_36492MT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293528/original/019700700_1783732096-spa11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295708/original/059607000_1783939817-Untitlede.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514259/original/073008700_1772085111-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5160677/original/071852300_1741837134-Sajian_wingko_babat.__Liputan6.comIGkoleksiresepsj_.jpg)