Demo di Kota Serang Ricuh: Massa Bawa Bambu dan Lempar Batu, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Puluhan massa aksi berjalan kaki dari arah Perempatan Ciceri dan sempat di sekat oleh TNI di Perempatan Sumur Pecung, Kota Serang, Banten.

Diperbarui 30 Agustus 2025, 23:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hujan gas air mata terjadi di Kota Serang, Banten, saat massa aksi yang tidak diketahui dari mana, berusaha menyerbu Mapolresta Serkot pada Sabtu (30/8/2025) malam. Puluhan massa demo berjalan kaki dari arah Perempatan Ciceri dan sempat di sekat oleh TNI di Perempatan Sumur Pecung, Kota Serang, Banten.

Mereka membawa bambu hingga melempar batu. Kemudian, membakar ban bekas, spanduk, barier atau apapun yang mereka lihat.

Puluhan massa aksi itu setidaknya dua kali berupaya menerobos barikade yang dibuat polisi. Hingga akhirnya membubarkan diri setelah di hujani tembakan gas air mata oleh personel Brimob, Sabhara hingga Polresta Serkot.

Sejumlah massa aksi bertubuh kecil hingga berjenggot ditangkapi Brimob hingga personel Polresta Serkot.

 

Ambulans Lalu Lalang

Berdasarkan pantauan hingga Sabtu malam, pukul 21.38 wib, sejumlah ambulans hilir mudik membawa massa aksi di dalam mobilnya. Belum diketahui berapa jumlah luka, apa saja yang mereka derita serta mendapat perawatan seperti apa.

Hingga berita ini ditulis, pukul 22.30 Wib, massa aksi masih bertahan di jalur Perempatan Ciceri hingga Perempatan Sumur Pecung.

Kapolresta Serkot, Kombes Pol Yudha Satria memimpin langsung penanganan massa aksi di Ibu Kota Banten.