Jokowi soal 'Partai Biru' di Balik Isu Ijazah Palsu: Sekelas Pak SBY Enggak Lah, Beliau Negarawan

Namun, Jokowi menduga ada orang besar yang memback-up isu ini agar terus bergulir.

Diperbarui 31 Juli 2025, 17:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, menegaskan tidak pernah menyebut warna atau partai politik tertentu di balik isu ijazah palsu yang menyeret dirinya.

"Enggak ada, saya nggak pernah berbicara masalah warna," kata Jokowi kepada wartawan di kediaman pribadinya pada Kamis (31/7/2025).

Jokowi juga tak sepakat jika ada pihak-pihak yang mengaitkan nama petinggi partai di balik polemik ijazah dirinya semasa kuliah.

"Apalagi sekelas Pak SBY enggak lah, beliau adalah negarawan yang baik," ujar Jokowi memuji.

Orang Besar Back-up Isu Ijazah Palsu

Namun demikian, Jokowi menduga ada orang besar yang memback-up isu ini agar terus bergulir. Siapa orang besar yang dimaksud, Jokowi tidak menyebut namanya.

"Bukan enggak mengetahui, saya sampaikan ada orang besar yang mem-backup. Tapi sekali lagi jangan ada yang merasa tertuduh," ujarnya.

Jokowi kembali menegaskan dia pribadi tak pernah mengaitkan partai tertentu di kasus ijazah tersebut.

"Saya tidak pernah mengatakan itu (tidak ada sangkut paut partai politik)," ucapnya.

Demokrat Membantah

Sebelumnya nama Partai Demokrat tiba-tiba dikaitkan dengan kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Hal ini dikarenakan sebuah pernyataan dari pentolan relawan Jokowi, Silfester Matutina dalam sebuah acara di televisi nasional.

Namun, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menegaskan, Demokrat tak ada kaitan sama sekali dengan polemik tersebut.

"Secara resmi Demokrat memberikan tanggapan ya, karena jadi liar isunya, yang seolah-olah partai biru, yang mendalangi ini. Kami tegaskan, nggak ada urusan kami dengan kasus ijazah palsu ini, apalagi dikait-kaitkan agenda politik di balik ini," kata Hinca di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (28/7/2025).