Begini Sulitnya Pencarian Wisatawan Azka di Watu Togok, 3 Hari Belum Ditemukan

Proses pencarian selama tiga hari tidak membuahkan hasil, meskipun melibatkan sejumlah tim SAR gabungan.

OlehHendro
Diperbarui 30 Juli 2025, 13:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Operasi pencarian terhadap Azka Nurfadillah (28), wisatawan asal Jakarta Timur yang dilaporkan hilang di kawasan Pantai Siung, Tepus, Gunungkidul, resmi dihentikan, Selasa (29/7). Proses pencarian selama tiga hari tidak membuahkan hasil, meskipun melibatkan sejumlah tim SAR gabungan.

Koordinator SAR Satlinmas Korwil I Yogyakarta Sunu Handoko Bayu Sagara menyampaikan bahwa pencarian telah dilakukan secara intensif sejak Minggu (27/7), dengan membagi tim menjadi tiga regu.

Regu pertama menyisir dari udara menggunakan drone hingga ke wilayah timur Watu Togok dan ke barat hingga Song Libek. Regu kedua dan ketiga melakukan penyisiran melalui tebing ke arah barat dan timur dengan jarak hingga dua kilometer. Namun seluruh upaya belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Cuaca menjadi kendala utama dalam pencarian ini. Hujan lebat, angin kencang, serta medan bebatuan yang licin membahayakan tim. Gelombang laut yang tinggi juga membuat kami tidak bisa menurunkan perahu atau jetski," ujar Sunu.

Sesuai standar operasional prosedur, operasi pencarian dihentikan setelah tiga hari. "Namun patroli dan monitoring tetap akan kami lakukan meskipun tidak seintensif sebelumnya," lanjutnya.

Sementara itu, Kapolsek Tepus AKP Solechan mengungkapkan, barang-barang milik korban seperti sepeda motor, dokumen dan pakaian kini telah diamankan di Mapolsek Tepus.

"Sepeda motor yang digunakan korban diketahui merupakan kendaraan sewaan atau rental. Oleh karena itu, untuk keperluan penyelidikan, semuanya kami amankan," jelas Solechan.

Solechan juga menambahkan bahwa korban sempat menghubungi keluarganya saat dalam perjalanan menuju Yogyakarta menggunakan kereta api.

"Komunikasi terakhir korban dengan keluarganya terjadi saat dalam perjalanan, dan itu menjadi petunjuk awal dalam pelacakan keberadaannya," ungkapnya.

Azka Nurfadillah diketahui berasal dari Pondok Ranggon, RT 001 RW 006, Jakarta Timur. Dia dilaporkan hilang pada Minggu pagi dan hingga hari ketiga pencarian, belum ditemukan tanda-tanda keberadaannya.

Kronologi Hilangnya Azka

Azka diketahui pertama kali tiba di Pantai Siung pada Kamis (24/7), sekira pukul 17.30 WIB. Dia menyewa tenda untuk berkemah.

Keesokan harinya, Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB, yang bersangkutan datang ke pos SAR menanyakan jalan menuju Watu Togok sambil menunjukkan video dari HP-nya.

"Kami sudah mengimbau agar tidak ke sana karena lokasi tersebut sangat berbahaya dan tertutup untuk umum," ujar Sunu.

Sekira pukul 13.00 WIB, pihaknya menerima laporan dari seorang nelayan bahwa ada perempuan berada di Watu Togok, yaitu di balik gunung sisi timur Pantai Siung. Tim SAR segera menuju lokasi tersebut dan berhasil menemukan korban.

"Kami sempat menemuinya, memberikan imbauan dan mengajak kembali ke pantai. Saat itu, dia menuruti dan kembali ke tenda," jelasnya.

Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, anggota tim SAR masih melihat Azka duduk di depan tendanya. Namun pada pukul 07.00 WIB, pemilik tenda membongkar perlengkapan karena masa sewa telah habis, dan korban sudah tidak terlihat.

Minggu, 27 Juli 2025, pihak SAR mendapat laporan dari tukang parkir bahwa terdapat sepeda motor Honda Vario 160 yang sejak Kamis belum diambil pemiliknya.