Motif Kades di Lampung Timur Bacok Warga: Emosi Diejek Saat Main Judi

Peristiwa berdarah itu dilatarbelakangi emosi pelaku yang tersulut karena diejek saat bermain judi kartu.

Diterbitkan 11 Juli 2025, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lampung - Polisi akhirnya mengungkap motif di balik aksi sadis seorang kepala desa (kades) di Lampung Timur yang membacok warganya sendiri. Peristiwa berdarah itu dilatarbelakangi emosi pelaku yang tersulut karena diejek saat bermain judi kartu.

Insiden itu terjadi pada Senin (7/7/2025) di Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Korban bernama Abu Bakar, 45 tahun menderita luka serius akibat bacokan dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Pelaku adalah kepala desa aktif berinisial H. Yang bersangkutan telah kami tetapkan sebagai tersangka dan telah diamankan oleh Satreskrim Polres Lampung Timur," ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Zaldi Kurniawan, Kamis (10/7/2025).

Zaldi bilang, peristiwa itu bermula ketika tersangka dan korban bermain judi kartu di salah satu rumah warga. Seusai permainan, terjadi cekcok akibat ejekan dari korban terhadap tersangka. Diduga ejekan itulah yang memicu pelaku kehilangan kendali.

"Korban diduga mengejek kades tersebut karena hanya bermain dua kali dengan taruhan besar, lalu berhenti. Hal itu yang membuat tersangka merasa tersindir dan pulang dalam keadaan emosi," tutur Zaldi.

Kades Ambil Parang dan Serang Korban di Jalan

Zaldi mengungkapkan, setelah tersinggung dengan ucapan korban, pelaku langsung pulang ke rumahnya untuk mengambil senjata tajam jenis golok. Tanpa pikir panjang, dia kembali ke jalan yang biasa dilalui korban dan menunggu di pinggir kebun.

"Saat korban lewat, pelaku langsung menyergap dan membacok korban di bagian tangan dan perut hingga terluka parah. Ini dilakukan secara tiba-tiba dan korban tidak sempat melawan," beber dia.

Polisi menyita barang bukti berupa sebilah parang yang diduga digunakan pelaku dalam aksi pembacokan tersebut. Kini, kepala desa itu telah mendekam di rumah tahanan Polres Lampung Timur.

"Tersangka akan kami proses hukum sesuai dengan perbuatannya. Korban masih dalam penanganan medis," tutup dia.