Liputan6.com, Jakarta - Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) semringah menanggapi keputusan pemerintah menurunkan harga liquefied natural gas (LNG) industri. Kebijakan ini diyakini mendorong optimisme pelaku usaha dalam meningkatkan produksi dan memperkuat daya saing sektor manufaktur.
Bahkan, pengusaha keramik berencana merealisasikan rencana ekspansi pada periode 2025-2029. Rencana tersebut meliputi penambahan kapasitas produksi sekitar 80 juta meter persegi, investasi senilai Rp 12 triliun, serta potensi penyerapan sekitar 6.000 tenaga kerja baru.
Ketua Umum ASAKI Edy Suyanto mengatakan kebijakan tersebut dinilai memberikan kepastian usaha sekaligus membuka ruang ekspansi industri keramik nasional.
Advertisement
"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah atas perhatian dan langkah cepat yang telah diambil. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi dunia usaha, menjaga daya saing industri nasional, serta melindungi keberlangsungan lapangan kerja," kata Edy melansir Antara di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Penurunan harga gas menjadi angin segar bagi industri keramik yang sebelumnya menghadapi tekanan tingginya biaya energi, mengingat memangkas harga LNG dari semula US$ 20-23 per MMBTU menjadi US$ 13 per MMBTU.
Dengan penyesuaian kebijakan tersebut, rata-rata biaya gas industri keramik diperkirakan turun menjadi US$ 9,5-10 per MMBTU, atau setara sekitar 38-40 persen dari total biaya produksi.
Penurunan biaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan operasional industri sekaligus menekan risiko pengurangan tenaga kerja maupun pemutusan hubungan kerja (PHK).
Meski demikian, ia mengatakan ASAKI berharap pemerintah dapat kembali meningkatkan porsi alokasi Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) menjadi sekitar 70-80 persen, seperti yang pernah diterapkan sebelumnya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat resiliensi industri nasional di tengah ketatnya persaingan regional dan derasnya arus produk impor, terutama dari China dan India.
Beri Dampak Berganda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552801/original/053892300_1775830431-6.jpg)
Selain membantu menjaga keberlangsungan industri, kebijakan energi yang lebih kompetitif juga diyakini akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian nasional.
Dengan membaiknya kepastian pasokan gas dan iklim usaha, menurut dia, industri keramik nasional optimistis dapat merealisasikan rencana ekspansi pada periode 2025-2029.
Rencana tersebut meliputi penambahan kapasitas produksi sekitar 80 juta meter persegi, investasi senilai Rp 12 triliun, serta potensi penyerapan sekitar 6.000 tenaga kerja baru.
Sebelumnya, Pemerintah memutuskan menurunkan harga liquefied natural gas untuk sektor industri menjadi US$ 13 per MMBTU dari semula sekitar US$ 20-23 per MMBTU sebagai langkah menjaga daya saing industri nasional, sekaligus mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).
Kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah merespons aspirasi pelaku industri di tengah kenaikan harga gas dunia yang membebani biaya produksi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552797/original/042722200_1775830420-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542214/original/027883300_1774936645-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529733/original/040195200_1773378691-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_8.54.18_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1420675/original/050202900_1480428315-20161129--Pasar-Keramik-Nasional-Mulai-Meningkat-Jakarta--Angga-Yuniar-02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1215026/original/048210500_1461648520-PGN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560526/original/087814600_1776671804-1000033623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1036138/original/018039600_1446035111-20151028-PGN-Salurkan-Gas-ke-Industri-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4424364/original/043323600_1683817182-LPG_3_Kg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528202/original/076308400_1773252177-PGN.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8340032/original/016455000_1782211912-Presiden_Konfederasi_Serikat_Pekerja_Seluruh_Indonesia__KSPSI__Andi_Gani_Nena_Wea-23_Juni_2026c.jpg)