Liputan6.com, Palembang - Kapolsek Negara Batin Kapolsek AKP Anumerta Lusiyanto, menjadi satu dari tiga orang polisi yang tewas ditembak saat penggerebekan arena judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan Lampung, Senin (17/3/2025) lalu.
Beredar isu jika Kapolsek Iptu Anumerta Lusiyanto sempat menerima uang transferan dari terdakwa Peltu Yohanes Lubis, dari hasil pengelolaan arena judi sabung ayam tersebut.
Saat menjalani sidang di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, terdakwa Peltu Yohanes Lubis bersumpah jika dirinya memang sudah mengirimkan setoran ke korban sebelum penggerebekan terjadi.
Advertisement
Uang yang ditransfer ke rekening korban sebesar Rp1 juta, yang diperuntukkan sebagai koordinasi judi sabung ayam yang terdakwa kelola bersama Kopdar Basarsyah.
Bahkan, terdakwa Peltu Yohanes Lubis bersumpah atas nama Tuhan, jika dia tidak berbohong dengan kesaksiannya tersebut.
"Saya tidak berbohong, saya pernah transfer duitnya. Di sini ada istri almarhum kapolsek, demi Allah saya tidak bohong, siap mati saya kalau saya bohong," ujarnya, di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, Senin (7/7/2025).
Dia tidak menyebut uang transferan tersebut sebagai uang sogokan untuk mendapatkan izin pengelolaan arena judi sabung ayam di Way Kanan Lampung. Menurutnya, itu hanya sebagai bentuk koordinasi saja kepada petinggi kepolisian di daerah judi.
Apalagi dia mengenal sosok Iptu Anumerta Lusiyanto sebagai sosok Kapolsek Negara Batin yang baik dan sudah lama saling mengenal.
“Almarhum juga punya atasan, bukan kewenangan dia memberi izin. Hanya sebagai koordinasi saja, bukan izin,” katanya.
Meskipun tidak terlibat dengan penembakan yang menyebabkan tiga orang polisi wafat, namun Peltu Yohanes Lubis merasa bersalah telah membuka dan mengelola arena judi sabung ayam Way Kambas Lampung tersebut.
27 Tahun Mengabdi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275746/original/066856900_1751900280-WhatsApp_Image_2025-07-07_at_21.17.01.jpeg)
Dia juga merasa bersalah atas wafatnya para anggota kepolisian di Way Kambas Lampung tersebut dan sudah membuat malu institusi TNI yang sudah membesarkan namanya.
“Tapi ini hanya kami berdua saja dengan Basarsyah, ini murni kesalahan kami berdua. Hanya penyesalan yang bisa saya sampaikan,” ujarnya.
Peltu Yohanes Lubis sudah berkarier sebagai TNI sejak 27 tahun silam tepatnya di 1998. Dia juga sudah menjajal berbagai daerah di Indonesia dan terakhir berdinas di Lampung pada 2013 lalu.
Dia juga sudah melakukan lebih dari 100 kali penyuluhan hukum, sehingga dia sangat tahu apa yang dilakukannya adalah kesalahan besar.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1369768/original/098603900_1476093234-Oknum_Polisi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372353/original/064787900_1476326094-palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4598230/original/006922500_1696406024-20231004112257__fpdl.in__army-soldiers-fighting-with-guns-defending-their-country_1303-26697_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6020923/original/071239100_1778912518-Lokasi_penembakan_prajurit_TNI.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568885/original/015912400_1777386978-Lapas_Palembang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555570/original/085605000_1776165469-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_17.40.16__1_.jpeg)