Kisah Harsudi, Lebih dari Sekadar Kagum, Dedikasi dan Doa di Balik Karpet Raksasa untuk Jokowi

Harsudi, warga Kota Sukabumi menuangkan dedikasi dan doanya dalam sebuah karya monumental karpet raksasa terbuat dari limbah cangkang kopi sepanjang 11 meter bertuliskan nama Ir. H. Joko Widodo.

Diterbitkan 05 Juli 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Sukabumi - Kisah Harsudi Hartono (57), warga Gang Cikole Dalam, Kota Sukabumi, muncul sebagai inspirasi. Bukan sekadar pengagum biasa, Harsudi telah menuangkan dedikasi dan doanya dalam sebuah karya monumental. 

Dalam bentuk karpet raksasa sepanjang 11 meter, Harsudi menuangkan kreativitasnya dengan merajut nama Ir. H. Joko Widodo pada karpet ini, seluruhnya terbuat dari limbah cangkang kopi. 

Ini bukan sekadar kerajinan tangan, melainkan sebuah manifestasi dari kekaguman mendalam dan harapan tulus seorang rakyat kecil untuk pemimpinnya.

Proses pembuatan karpet ini tak main-main. Harsudi membutuhkan waktu empat hingga lima tahun untuk menyelesaikannya. Sejak sebelum pandemi COVID-19, ia memulai proyek ambisius ini. 

"Yang bikin lama itu pertama bahannya, yang kedua anyaman yang baru sudah jadi, yang lama warnanya sudah pudar jadi terpaksa harus diganti lagi biar warnanya sama jadi bagus," tutur Harsudi, pada Senin (30/6/2025). 

Ini menunjukkan ketelatenan dan kesabarannya yang luar biasa, tidak hanya dalam mengumpulkan ribuan cangkang kopi, tetapi juga dalam memastikan setiap anyaman sempurna dan warnanya seragam. Bagi Harsudi, sosok Jokowi telah lama menjadi inspirasi. 

"Dari dulu memang saya sudah mengagumi beliau waktu masih jadi Wali Kota, beliau itu saya suka karena langsung turun ke bawah ke masyarakat," ungkapnya. 

Gaya blusukan Jokowi yang membumi adalah alasan utama dibalik kekaguman itu, sebuah bukti bahwa seorang pemimpin harus dekat dengan rakyatnya.

 

 

Mimpi Bertemu Sang Idola, Mengabadikan Kekaguman

Di tengah berita tentang kondisi kesehatan Presiden ke-7 RI ini, Harsudi tak hanya diam. Ia turut mendoakan kesembuhan idolanya. 

"Mudah-mudahan saya mendoakan semoga Bapak Jokowi cepat sembuh dan diberikan kesembuhan yang total, karena penyakit datang dari Allah dan semoga Allah bisa menyembuhkannya kembali," ucap Harsudi. 

Doa ini tidak hanya mencerminkan kepeduliannya sebagai warga negara, tetapi juga kedalaman spiritual dalam menghadapi cobaan hidup. 

Meskipun Jokowi telah purna tugas, keinginan Harsudi untuk bertemu langsung dengan idolanya tak pernah pudar. 

"Saya memang pengagum Bapak Jokowi, dan saya ingin memberikan hasil karya saya ini langsung ke Pak Jokowi, walaupun Pak Jokowi sudah pensiun," imbuhnya. 

Keinginannya ini bukan sekadar untuk unjuk karya, melainkan sebuah kerinduan untuk menyampaikan langsung rasa kagum dan doanya kepada sosok yang telah menginspirasinya.

 

Â