Liputan6.com, Bandung - Di tengah kekayaan budaya dan urban legend Indonesia terdapat satu kisah mistis yang cukup dikenal oleh masyarakat yaitu tentang bayi bajang. Makhluk ini digambarkan sebagai sosok bayi yang menimbulkan teror terutama di malam hari.
Kisah teror bayi bajang sering dikaitkan dengan kejadian-kejadian tak masuk akal di lingkungan masyarakat. Bayi bajang bukan sekadar mitos biasa melainkan bagian dari kepercayaan turun-temurun yang dipercaya memiliki unsur gaib.
Melansir dari cerita yang beredar, bayi bajang biasanya berasal dari arwah bayi yang meninggal secara tidak wajar seperti karena keguguran, kematian saat lahir, atau dikuburkan tanpa ritual adat yang lengkap.
Advertisement
Arwah bayi yang tidak tenang ini dipercaya gentayangan dan berubah menjadi sosok bajang yang mengganggu manusia. Dalam beberapa versi, bajang digambarkan bisa menyerupai bayi menangis yang suaranya menggema di malam hari.
Kisah tentang bayi bajang banyak ditemukan di wilayah-wilayah Indonesia terutama di Jawa dan daerah lain yang kental dengan tradisi spiritual. Banyak orang tua mempercayai bahwa bajang dapat mengganggu anak-anak atau bahkan orang dewasa.
Selain itu, banyak masyarakat masih menjadikan kisah bajang sebagai pengingat agar tidak lalai dalam merawat bayi dan selalu menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan dunia gaib.
Asal Usul Bayi Bajang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5036953/original/078324900_1733394058-mimpi-hantu-menurut-islam.jpg)
Bayi bajang merupakan salah satu kisah mistis dalam tradisi Jawa yang dikenal sebagai makhluk halus berwujud bayi. Kepercayaan ini telah diwariskan secara turun-temurun dan masih dipercaya oleh sebagian masyarakat hingga saat ini.
Bayi bajang sering dikaitkan dengan praktik spiritual tertentu terutama dalam konteks pesugihan. Kemudian dalam praktik pesugihan tertentu, bayi bajang diyakini berasal dari ruh bayi yang meninggal dalam kandungan atau akibat aborsi.
Ruh tersebut kemudian dimanfaatkan dalam ritual untuk mendatangkan kekayaan atau tujuan lainnya. Pelaku pesugihan biasanya melakukan perjanjian dengan makhluk gaib menggunakan ruh bayi sebagai media untuk mencapai tujuan mereka.
Kemudian masyarakat percaya bahwa bayi bajang dapat menyebabkan berbagai gangguan seperti penyakit misterius, keguguran, atau bahkan kematian mendadak. Oleh karena itu, beberapa orang melakukan ritual penangkal atau pakai jimat tertentu untuk melindungi diri.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
![[Bintang] Cerita Mistis Penampakan Hantu Universitas Padjajaran](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/nC3c9KCq1bw0p59fbDsvil2frK8=/1280x720/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1105070/original/089862000_1452240618-ilustrasi_hantu.jpg)