Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Hebat Rabu Pagi 30 April 2025, Kolom Abu Membumbung 4.000 Meter

Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur NTT kembali erupsi pada Rabu pagi (30/4/2025), pukul 05.22 Wita

Diperbarui 30 April 2025, 05:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur NTT kembali erupsi pada Rabu pagi (30/4/2025), pukul 05.22 Wita. Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki teramati mencapai 4.000 meter di atas puncak, atau sekitar 5.584 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi 148 detik.

Petugas Pos Pantau Gunung Lewotobi Emanuel Rofinus Bere mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya," katanya.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki juga diimbau waspada terhadap potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

"Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," katanya.

Sepanjang 2025, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat sudah meletus sebanyak 383 kali. Hingga hari ini, Rabu, 30 April 2025, pukul 05.50 WIB, Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berstatus Siaga (Level III). 

 

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki

Berdasarkan data PVMBG, menurut hasil pemantauan periode Rabu (30/4/2025) pukul 00.00-06.00 Wita, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat mengalami 1 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 47.3 mm, dan lama gempa 148 detik, serta 6 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.9-7.4 mm, dan lama gempa 56-184 detik, lalu 5 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.9-29.6 mm, S-P 0.9-2 detik dan lama gempa 13-20 detik.

Dalam masa pengamatan itu juga terjadi 2 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 4.4-10.5 mm, S-P 8-9.3 detik dan lama gempa 33-35 detik, serta 7 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2.2-29.6 mm, S-P 14.5-33 detik dan lama gempa 44-170 detik.