Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi 1.000 Meter ke Arah Barat

Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali erupsi pada Kamis siang (11/6/2026), pukul 12.43 Wita.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 13:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Flores Timur - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT, kembali erupsi pada Kamis siang (11/6/2026), pukul 12.43 Wita. Menurut laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 44.4 mm dan durasi 67 detik.

Petugas Pos Pantau Gunung Lewotobi Laki-Laki Nurjansyah Dwi mengimbau warga dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-Laki.

"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya," katanya.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki juga diimbau untuk waspada terhadap potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

"Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," katanya.

Sepanjang 2026, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat sudah meletus sebanyak 144 kali. Hingga hari ini, Kamis (11/6/2026), Gunung Lewotobi Laki-laki masih berstatus Siaga (Level III).

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki

Berdasarkan data PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang Kamis (11/6/2026), pukul 06.00-12.00 WIT, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat mengalami sebanyak 3 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 44.4-47.3 mm, dan lama gempa 37-50 detik, kemudian 5 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 7.4-11 mm, dan lama gempa 80-102 detik.

Sepanjang pengamatan itu juga, Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami 1 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3.7 mm, dan lama gempa 22 detik, lalu 2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 3.7-7.4 mm, S-P 50-71 detik dan lama gempa 136-152 detik.