Sukses

Mengenal Sikerei, Sosok dengan Kekuatan Spiritual Tinggi di Suku Mentawai

Hingga kini, sosok Sikerei masih menjadi orang yang dipandang memiliki kekuatan spiritual tinggi oleh masyarakat Suku Mentawai.

Liputan6.com, Padang - Sikerei merupakan sosok yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual tinggi oleh Suku Mentawai. Sikerei juga dipercaya dekat dengan roh leluhur, sehingga memiliki kemampuan menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Mengutip dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, orang Suku Mentawai yang menetap di Kepulauan Mentawai, Pulau Siberut, Sumatera Barat memang masih bergantung penuh pada alam dan hidup jauh dari peradaban modern. Mereka juga dikenal sebagai peramu handal.

Kemampuan itu pula yang dimiliki Sikerei untuk proses penyembuhan orang sakit. Biasanya, Sikerei akan memberikan ramuan obat dan dilanjutkan dengan tarian khusus atau disebut dengan turuk. Tarian tersebut dipercaya sebagai media pemanggil arwah leluhur.

Tak hanya dikenal memiliki kemampuan spiritual tinggi, seorang Sikerei juga memiliki perilaku yang sangat baik dalam kehidupan. Mereka berperan sebagai mediator yang bertugas menjaga kelancaran arus komunikasi antara penduduk suku dengan alam para arwah leluhur.

Secara umum, Sikerei disebut dengan dukun (medicine man, dukun, tabib). Sosoknya merupakan salah satu dari struktur kemasyarakatan adat Mentawai yang ikut memegang peranan penting.

Berkat kemampuannya, Sikerei pun bertanggung jawab terhadap kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, Sikerei juga bertugas mencari penyebab dan memusnahkan ketidakselarasan melalui kemampuan ekstase (kondisi ketidaksadaran).

Suku Mentawai juga memiliki tradisi khas berupa tato di sekujur tubuh. Tato tersebut berkaitan dengan peran dan status sosial penggunanya.

Tato itu pula yang dimiliki Sikerei. Fungsi tato Sikerei melalui motif sibalubalu adalah sebagai identitas profesi kedukunannya. Motif tersebut terletak di bagian pangkal lengan (bahu).

Motif sibalubalu yang berwujud gambar bintang menandakan kesuburan. Motif tersebut juga sebagai pengejawantahan penjaga kesehatan masyarakat dari gangguan penyakit dan menjaga roh-roh jahat yang berasal dari sanitu (setan atau hantu).

Motif tato sibalubalu pada bagian pangkal lengan juga menandai struktur kemasyarakatan tentang kedudukan Sikerei (dukun). Tato dengan motif ini hanya dimiliki Sikerei.

Proses pengobatan yang dilakukan Sikerei dilakukan dengan melalui mantra-mantra dalam ritual punen pabetai (pengobatan orang sakit). Hingga kini, sosok Sikerei masih menjadi orang yang dipandang memiliki kekuatan spiritual tinggi oleh masyarakat Suku Mentawai.

 

Penulis: Resla

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini