Sukses

Buntut Gugatan Terhadap EXO-CBX, INB100 Tuntut Balik SM Entertainment

Pihak INB100 meminta SM Entertainment membuka data mengenai keuangan dan pembagian hak (CBX) sesuai kontrak.

Liputan6.com, Yogyakarta - Menanggapi gugatan SM Entertainment atas EXO-CBX, agensi INB100 pun menuntut balik SM Entertainment. Tuntutan ini memperpanjang konflik antara SM Entertainment dan sub-unit grup Kpop EXO yang beranggotakan Chen, Baekhyun, dan Xiumin itu.

Pihak INB100 meminta SM Entertainment membuka data mengenai keuangan dan pembagian hak (CBX) sesuai kontrak. Agensi yang didirikan Baekhyun itu mengancam akan membongkar semuanya di pengadilan, termasuk proses negoisasi yang dilakukan tahun lalu.

Mengutip dari Star News, pihak INB100 secara sigap menanggapi gugatan SM Entertainment terhadap artisnya. Pada Jumat (14/6/2024), INB100 merilis pernyataan resmi terkait hal ini.

"SM Entertainment mengajukan gugatan terhadap kami. Kami secara aktif mengusulkan penyelesaian yang akan membayar aset SM Emtertainment, seperti musik dan biaya penggunaan untuk pernyataan tersebut, dengan imbalan 10 persen dari penjualan. Tapi, SM Entertainment mengabaikannya," tulis INB100.

Hingga akhirnya, manajemen artis Kpop SM Entertainment mengambil tindakan hukum tanpa menanggapi rencana negosiasi INB100. Menanggapi hal itu, agensi INB100 pun berencana akan mengungkapkan semuanya, termasuk proses negosiasi dengan SM Entertainment tahun lalu.

"Kami akan mengajukan gugatan terhadap SM Entertainment mengenai penyelesaiannya yang selalu kami ragukan," katanya.

Lebih lanjut, agensi juga menyampaikan permintaan maaf kepada penggemar. Pasalnya, konflik ini menimbulkan kecemasan dan kekecewaan. Agensi berjanji akan meminimalkan jumlah pernyataan di masa depan dan menyelesaikan situasi ini dengan cepat.

"Kami akan mencoba yang terbaik," kata INB100.

Sebagai informasi, konflik antara SM Entertainment dan EXO-CBX dimulai pada Juni tahun lalu. CBX mengatakan bahwa SM Entertainment mengajukan penyelesaian yang tidak jelas, kontrak jangka panjang yang tidak adil, dan lainnya.

Mereka kemudian menyampaikan penghentian kontrak eksklusif. SM kemudian menuduh agensi Big Planet Maid sebagai sosok di balik kejadian ini. Pihak Big Planet Maid dan direktur perusahaan MC Mong membantah hal tersebut.

Konflik SM Entertainment dan EXO-CBX sempat mereda. Namun, konflik keduanya kembali memanas setelah agensi INB100 mengambil langkah hukum atas perlakuan tak adil.

(Resla)

 

Simak Video Pilihan Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.