Sukses

Suporter Bola Mengamuk di Buton, Wasit Nasional Jadi Bulan-bulanan hingga Pingsan

Liputan6.com, Kendari - Seorang wasit bola nasional asal Kabupaten Muna, dilarikan ke rumah sakit usai dikeroyok dan dipukul hingga pingsan oleh suporter bola asal Kota Baubau. Peristiwa ini terjadi saat pertandingan sepak bola di Porprov Sulawesi Tenggara, Senin (29/11/2022). 

Wasit tersebut diketahui bernama La Baisu (52), salah seorang wasit senior PSSI Sulawesi Tenggara asal Kabupaten Muna. Saat kejadian, dia memimpin pertandingan antara tim sepak bola Baubau dan Buton.

Pengawas pertandingan PSSI Sulawesi Tenggara, Safarudin menceritakan kronologi kejadian. Dia mengatakan, aksi pemukulan terjadi pada babak pertama, menit 43.

Sebelum kejadian, wasit sudah beberapa kali meniup peluit tanda pelanggaran bagi tim Baubau. Namun, selalu mendapat protes dari pemain dan ofisial tim. 

Puncaknya wasit dipukul di Buton, terjadi saat seorang pemain asal Kota Baubau, melakukan sebuah tekel keras terhadap pemain asal Buton. Pemain asal Buton terjatuh dan kesakitan. Wasit pun meniup peluit tanda pelanggaran. 

"Di situ mereka tidak terima, masuklah mereka di lapangan. Mencekik leher hakim garis, memukul wasit dan mengeroyok," ujar Sadruddin. 

Dia mengatakan, polisi dan anggota TNI yang berjaga di lokasi sempat berusaha melerai. Namun, terlambat karena ofisial dan penonton tim Buton banyak masuk ke lapangan dan melakukan tindakan kekerasan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Wasit Masuk Rumah Sakit

La Baisu, wasit pemimpin pertandingan langsung dilarikan ke puskesmas Wabula Kabupaten Buton. Dia mengalami luka memar pada bagian rahang kiri usai dipukul suporter. 

Dalam video viral yang sudah ditonton ribuan kali, La Baisu terlihat berusaha keluar lapangan usai aksi protes massa. Namun, puluhan suporter dan ofisial terlanjur mengerumuni wasit dan melakukan pemukulan. 

Salah seorang penonton terlihat mendaratkan satu bogem ke arah rahang kiri La Baisu yang sudah terdorong jatuh oleh penonton lainnya. Mendapat pukulan, La Baisu terlihat linglung dan bangkit. Selanjutnya, dia langsung berlari meninggalkan lapangan. 

La Baisu berlari sempoyongan menuju keluar lapangan. Sejumlah polisi terlihat mengawal dan mengamankan lokasi kejadian. Suporter pun kemudian lari meninggalkan lapangan usai memukul wasit.

Pihak KONI Sulawesi Tenggara, Elvis Basri Uno mengatakan, menunggu sikap PSSI. Saat ini, pihaknya masih melihat kronologi kejadian. 

"Kami tunggu, jika berdasarkan kronologi ini kesalahan ada pada tim, maka kontingen sepak bola dan ofisial serta suporter bisa disanksi," ujar Elvis. 

Pengawas Pertandingan Safaruddin mengatakan, saat ini pihaknya sudah menulis kronologi. Pihak PSSI sudah melaporkan ke Polsek Wabula terkait kejadian ini.

"Kami lihat ini memang wajar wasit meniup peluit pertandingan, karena pelanggarannya keras," ujarnya.

 

Saksikan Juga Video Pilihan Berikut Ini :

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS