Liputan6.com, Palu - Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah menyebut sebanyak 19 kasus varian Omicron sudah ditemukan di Sulawesi Tengah.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, I Komang Adi Sujendra, ke-19 kasus tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan sampel yang dikirim ke Jakarta pada 4 Februari lalu.
Advertisement
Menurut Komang, kasus-kasus itu ada di tiga daerah yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Tolitoli.
"Itu berdasarkan hasil Puslitbang terkait hasil pemeriksaan S-gene Target Failure (SGFT). Dari 19 sampel yg kami kirim, semua sampel hasilnya probable Omicron," Kadis Kesehatan Sulteng, I Komang Adi Sujendra mengatakan, Senin (7/2/2022).
Pihak Dinas Kesehatan sendiri kata Komang sudah melaporkan temuan kasus itu ke Gubernur Sulteng untuk menentukan kebijakan pencegahan dan antisiasi penyebaran kasus.
Usai temuan kasus itu Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura menyatakan sudah meminta Satgas penanganan Covid-19 Sulawesi Tengah untuk mengetatkan kembali aturan mobilitas masyarakat terutama kepatuhan terhadap 5 M.
"Kami mempersiapkan langkah-langkah penanganan jika terjadi gelombang III Covid-19 di Sulawesi Tengah. Kami juga meminta masyarakat segera datang menerima vasinasi terutama lansia," Rusdy Mastura menegaskan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3335299/original/093154300_1788148519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T105456.620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481050/original/073182400_1769075263-Gubernur_Jawa_Barat_Dedi_Mulyadi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/3927437/original/099944500_1644309643-swap.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)