Sukses

Nekat Bawa Uang Rp1,3 Miliar di Dasbor Motor, Emak-Emak di Garut Pingsan Usai Dibegal

Liputan6.com, Garut - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, demikian ungkapan tepat disematkan bagi Ineu Siti Nurjanah, emak-emak nahas yang kehilangan uang hingga Rp1,3 miliar, setelah menjadi korban begal motor di jalan raya Cisurupan-Cikajang, Garut, Jawa Barat.

Warga Kampung Cikuray Desa Mekarsari Kecamatan Cikajang, Garut itu nekat membawa uang miliaran seorang diri, tanpa pengawalan keamanan.

“Korban mengaku ia merasa sudah dibuntuti dari sejak pertigaan Papandayan Cisurupan,” ujar Kasat Reskrim  Polres Garut, AKP Dede Sopandi, Sabtu (9/10/2021).

Menurut Dede, peristiwa pembegalan yang menimpa emak-emak tersebut terjadi Jumat (8/10/2021) lalu, sekitar pukul 18.10 WIB di sekitar Jalan Raya Cisurupan-Cikajang Kabupaten Garut.

Saat itu korban seorang diri tanpa pengawalan, membawa sejumlah uang dengan nilai fantastis hanya dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis Honda Scopy.

Nahas, sekitar satu kilometer dari perbatasan jalan Raya Cisurupan-Cikajang, ia kemudian dipepet sebuah sepeda motor yang berisi tiga orang laki-laki.

“Salah satu di antara pelaku (pembegalan) langsung menodongkan senjata tajam jenis pisau kepada korban dan meminta korban untuk menghentikan kendaraannya,” kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

Simak Video Pilihan Ini:

2 dari 2 halaman

Duit Rp1,1 Miliar di Dasbor

Dalam keadaan terdesak itulah, korban kemudian menyerahkan kunci motor kepada para pelaku, hingga sejurus kemudian meninggalkannya seorang diri di pinggir jalan.

“Selain merampas sepeda motor korban, para pelaku juga merampas tas yang dibawa korban yang berisi uang Rp156 juta,” kata dia.

Dalam pengakuannya di kantor polisi, selain kehilangan uang dalam tas yang dibawa pelaku, korban mengaku  membawa uang hingga Rp1,1 miliar  yang tersimpan di dalam dashboard motor.

“Total uang korban yang digondol pembegal mencapai hampir mencapai Rp1,3 miliar,” kata dia.

Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami laporan kasus tersebut, termasuk asal muasal uang dengan nilai fantastis tersebut yang dibawa korban.