Ledakan di Gudang Amunisi Madiun, TNI Bentuk Tim Investigasi

1 Prajurit gugur dan enam lainnya luka-luka.

Diterbitkan 16 Juli 2026, 18:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ledakan terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026). Insiden mengakibatkan seorang prajurit TNI AD gugur dan enam personel lainnya terluka.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, mengatakan TNI AD telah membentuk tim investigasi untuk mengusut penyebab pasti ledakan. Tim tersebut diberangkatkan ke lokasi guna melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Saat ini Tentara Nasional Angkatan Darat telah membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman secara menyeluruh guna mengetahui secara pasti kronologis maupun penyebab insiden tersebut,” ujarnya.

Investigasi akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan agar seluruh fakta yang ditemukan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengimbau masyarakat dan seluruh pihak tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan sebelum hasil penyelidikan selesai.

“Kami mengajak seluruh pihak memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai,” ucap Donny.

TNI AD, lanjutnya, berkomitmen memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga serta memastikan penanganan medis maupun proses investigasi berjalan dengan baik.

"Mungkin itu yang bisa kami sampaikan, dan terima kasih, saya minta untuk media, untuk perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan, dan bersabar agar tim investigasi dapat bekerja dengan baik," tandas dia.

 

1 Prajurit Gugur

Kadispenad mengatakan insiden terjadi saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materiil munisi di salah satu gudang penyimpanan. Satu orang gugur dalam peristiwa itu.

"Tentara Nasional Angkatan Darat berdukacita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di Gupusmu II Puspalad Saradan, Kabupaten Madiun,” ujar Donny.

Menurut dia, satu personel meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Selain itu, empat personel mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan.

Sesaat setelah ledakan, seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis. Satuan juga melaporkan kejadian tersebut sesuai prosedur yang berlaku.