Liputan6.com, Gunungkidul - Senyum kecut tergambar di wajah Supardiyono (58), warga Padukuhan Piyaman I Kalurahan Piyaman Kapanewonan Wonosari Gunungkidul. Saat ditemui di rumahnya, ASN Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunungkidul ini mengaku heran dan tidak menyangka nisan kayu milik kakek neneknya, Kyai dan Nyai Merto Kariyo raib digondol pencuri.
Padahal (cungkup), joglo tempat melindungi makam kakek neneknya itu, berada di lokasi paling depan kompleks Makam Ki Demang Wono Pawiro. Keheranannya bertambah karena di seberang jalan kompleks makam tersebut ada warung Angkringan yang selalu ramai dikunjungi hingga malam.
Supardiyo menduga pencurian nisan yang terbuat dari tumpukan kayu jati di atas kuburan kakek dan neneknya itu dilakukan spesialis pencuri nisan Kayu jati kuno. Bagaimana tidak, peristiwa pencurian nisan kayu jati yang diduga terjadi Rabu (10/3/2021) dinihari itu sama sekali tidak ada yang mengetahuinya.
Advertisement
"Saya menduga pelaku pencurian nisan kayu tersebut bukan warga sekitar", ujar Supardiyono, ketika ditemui di rumahnya, Kamis (11/3/2021).
Supardiyono mengatakan, kemungkinan besar nisan kayu tersebut akan dijual ke kolektor. Sementara untuk pelaku sendiri sepertinya sudah spesialis dan profesional karena membawa belasan batang kayu jati kuno hanya sekali angkut.
Pelaku ia perkirakan lebih dari 3 orang dan menggunakan kendaraan roda empat berjenis pick up. Sebab di dekat makam tersebut terdapat jejak roda mobil yang diperkirakan milik pencuri. Sampai saat ini peristiwa tersebut masih menjadi pembicaraan hangat di Gunungkidul.
"Kemarin kami hitung total panjang mencapai 65 meter dan kerugiannya mencapai Rp23 juta. Dulu pembuatannya menggunakan ritualnya yang habis Rp5 juta,"paparnya.
Ia mengakui nisan kayu jati untuk tersebut memang sudah berusia ratusan tahun. Sebab, kayu tersebut sudah dipasang ketika bapaknya masih anak-anak. Padahal bapaknya sendiri sudah meninggal dan kini dirinya sudah berusia 58 tahun. Sehingga kemungkinan besar kayu tersebut berusia ratusan tahun.
Dirinya bersama keluarga besarnya sama sekali belum memperbaiki atau merehabilitasi nisan kayu jati tersebut. Namun yang pernah mereka lakukan adalah hanya mengubah 'rumah limasan' makam tersebut menjadi joglo.
Supardiyo mengaku aksi pencurian yang sama juga pernah menimpa tumpukan nisan kayu jati kuburan milik kakek buyutnya yang juga berada di kompleks yang sama. Namun saat itu, si pencuri nampaknya tidak kuat dan langsung 'nggeblak'. Seketika juga sang pencuri langsung meninggal dunia.
"Nah saat itu langsung dikembalikan dan dipasang lagi,"ungkapnya.
Â
Simak juga video pilihan berikut ini:
Bikin Geger Warga
Aksi pencurian nisan kuno yang terjadi di Padukuhan Piyaman I Kalurahan Piyaman Kapanewonan Wonosari Gunungkidul ini sempat membuat geger warga. Pasalnya bukan barang elektronik ataupun kendaraan bermotor yang hilang, namun tumbukan kayu nisan yang justru raib digondol pencuri.
Peristiwa pencurian itu sendiri terjadi pada hari Rabu (10/3/2021) kemarin. Diperkirakan pencurian Nisan berupa tumpukan kayu jati itu terjadi pada waktu dinihari antara pukul 01.00 hingga pukul 03.00 WIB. Di mana warga sekitar kompleks pemakaman tengah terlelap di tengah guyuran hujan yang melanda kawasan tersebut.
Nisan yang berupa tumpukan kayu jati yang hilang adalah nisan pada kuburan Kyai Merto Kariyo dan Nyai Merto Kariyo yang berada di kompleks makam pendiri Kabupaten Gunungkidul, Ki Demang Wonopawiro. Nisan Kayu Jati tersebut hilang beberapa bagian.
"Kalau yang kyai Merto hilang 7 tumpuk sementara makam nyai Merto hilang 6 tumpuk," tutur Sugito warga sekitar kompleks pemakaman tersebut, Kamis (11/3/2021).
Sugito mengatakan aksi pencurian nisan kayu jati kuno tersebut pertama kali diketahui oleh juru kunci makam, Mbah Mul. Rabu pagi selepas salat Subuh, mbah Mul berniat mematikan lampu penerangan yang berada di kompleks makam Ki Demang Wono Pawiro tersebut.
Namun saat itu Mbah Mul merasa curiga karena mendapati lampu penerangan di Joglo makam Kyai dan Nyai Merto Kariyo sudah padam. Awalnya lelaki ini hanya menduga jika lampunya pada karena kabelnya putus. Namun ketika didekati ternyata ada sebagian tumpukan kayu jati untuk nisan makam pasangan suami istri ini hilang.
Jadi untuk kuburan Kyai Merto Kariyo ada 9 tumpuk hilang 7 tumpuk, Kuburan Nyai Merto Kariyo ada 8 tumpuk hilang 6 tumpuk. Semuanya hanya disisakan 2 tumpuk, tambahnya.
Mendapati tumpukan kayu tersebut hilang, Mbah Mul lantas melaporkan peristiwa tersebut ke warga sekitar dan juga ahli waris yang rumahnya hanya beberapa puluh meter dari kompleks makam Ki Demang Wono Prawiro. Warga pun berkerumun di kompleks makam tersebut untuk melihat peristwa yang terjadi.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3399211/original/034317200_1615509210-20210311_091828.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/344610/original/093311000_1471573794-foto-new.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)