Sukses

Pengakuan Kabid DKP Sulsel usai Viral Mobil Dinasnya Digunakan Mencuri Tabung Elpiji

Liputan6.com, Makassar - Dua buah video rekaman CCTV berdurasi masing-masing 25 detik viral di media sosial. Video itu memperlihatkan seorang pria bermobil mewah mencuri tabung elpiji di Perumahan Griya Kenari Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan pada Sabtu (28/11/2020) malam. 

Dalam video tersebut terlihat pelat nomor mobil mewah itu adalah DD 1590 QH. Berdasarkan hasil penelusuran Liputan6.com, pelat nomor mobil itu merupakan mobil dinas milik Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Hardi Haris. 

Hardi Haris sendiri mengaku tidak mengetahui ihwal aksi pencurian tersebut. Ia bahkan kaget ketika mobil dinasnya disebut-sebut digunakan untuk mencuri tabung elpiji

"Tidak lah. Mana mungkin saya melakukan hal seperti itu," bantah Hardi Haris saat ditemui Liputan6.com, di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Jalan Baji Minasa, Selasa (1/12/2020). 

Hardi mengakui bahwa mobil dinas yang ia gunakan memiliki dua buah pelat nomor, masing-masing berwarna merah dan berwarna hitam. 

"Jadi memang ada dua, selain merah ada juga yang hitam. Nah yang hitam digunakan kalau terjadi kerusuhan atau demo yang mengincar mobil berpelat merah," terangnya. 

Meski ada kesamaan plat nomor dan jenis mobil, secara tegas Hardi membantah bahwa mobil dinasnya digunakan untuk mencuri tabung elpiji. Apalagi saat pencurian itu terjadi ia sedang berada di luar kota. 

"Mobil saya ini Toyota Innova tahun 2013, kalau saya lihat dari video itu Toyota Kijang Innova jenis terbaru. Selain itu waktu malam Minggu saya sedang berada di Malino, boleh tanya supir saya," jelasnya. 

Hardi pun menduga pelaku pencurian tabung elpiji yang videonya viral itu menggunakan pelat nomor palsu, dan kebetulan sama dengan nomor pelat mobil dinas miliknya. Ia pun meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut karena bisa mencemarkan nama pribadinya dan dinas tempat ia bertugas. 

"Saya meminta polisi untuk mengusut tuntas. Sekarang kan orang bisa saja bikin pelat nomor gantung (palsu) dengan niat-niat tertentu," dia memungkasi. 

 

2 dari 3 halaman

Respons Pengelola Perumahan

Sebelumnya, aksi pencurian tabung elpiji di perumahan Griya Kenari Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan viral di media sosial. Mirisnya pelaku pencurian itu menggunakan mobil mewah.

Kepala Keamanan perumahan Griya Kenari Moncongloe, Haerul membenarkan ihwal kejadian tersebut. Dia mengatakan bahwa aksi pencuri bermobil mewah itu terjadi pada Sabtu, 28 November 2020 malam. 

"Iya betul kejadiannya waktu malam Minggu kemarin," kata Haerul kepada Liputan6.com, Senin (30/11/2020). 

Dia menjelaskan bahwa pelaku pencurian itu berpura-pura mengaku sebagai penghuni di salah satu rumah yang berada di dalam kompleks perumahan Griya Kenari Moncongloe. 

"Jadi memang petugas keamanan yang berjaga malam itu adalah orang baru. Dia belum tau dan hapal siapa saja penghuni yang tinggal di dalam," terangnya. 

Haerul menjelaskan bahwa pihak developer dari perumahan Griya Kenari Moncongloe tidak tinggal diam. Menurut dia pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk segera mengejar dan menangkap pelaku pencurian tabung elpiji bermobil tersebut. 

"Sudah kita buat laporan polisinya. Kita pihak developer dan pihak kepolisian akan bekerja sama untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas," tegasnya. 

Tidak hanya itu pihak Developer Perumahan Girya Kenari Moncongloe pun langsung mengganti rugi tabung gas milik salah seorang penghuni perumahan tersebut. 

"Kita ganti rugi sebagai bentuk tanggung jawab kami berupa sebuah tabung gas elpiji 5 kilogram," ungkap Haerul. 

Haerul memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan terjadi lagi. Apalagi sejumlah penghuni perumahan memang diketahui sering menyimpan barang-barang mereka di depan rumah. 

"Kami pastikan tidak akan terjadi lagi. Ini merupakan pelajaran besar bagi kami," dia memungkasi. 

 

3 dari 3 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini: