Sukses

Mohon Doanya, 2 Pasien Positif Covid-19 di Papua Sakit Berat

Liputan6.com, Jayapura - Dua pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Jayapura mengalami sakit berat dan sudah menggunakan bantuan alat pernapasan.

Juru bicara Satgas Covid-19 Papua, dokter Silawanus Sumule menyebutkan keduanya berumur lebih dari 70 tahun.

“Kami sangat mengharapkan dukungan doa dari masyarakat dan doa bagi seluruh tenaga kesehatan yang terus berjuang keras mempertahankan kondisi kedua pasien. Kami yakin ada kuasa Tuhan dalam penyakit yang diderita pasien,” jelas Sumule dalam keterangan pers virtual di Kota Jayapura, Sabtu (4/4/2020).

Hingga hari ini, terdapat 13 orang PDP yang dirawat di rumah sakit di Papua, dari 18 orang jumlah komulatif positif covid-19.

“Yang dinyatakan sembuh ada 4 orang dan 1 orang meninggal dunia. Rata-rata pasien yang dirawat dalam keadaan sakit sedang,” jelasnya.

Sementara itu, terdapat 331 orang dalam pemantauan (ODP) yang telah dicoret dari daftar ODP, karena telah melewati masa karantina 14 hari dan kondisinya sehat.  

“Jumlah ODP saat ini mencapai 6.392 orang dan kami tetap menganjurkan ODP yang sudah dicoret dalam daftar, tetap mengisolasi diri selama 14 hari,” katanya.

Dalam pemeriksaan laboratorium, hingga pukul 18.00 WIT, Sabtu (4/4/2020) terdapat 214 sampel yang diperiksa dan dari sampel ini diketahui 18 sampel  positif covid-19 dan 196 sampel negatif covid-19.

Satgas Covid-19 Papua terus mengingatkan warga untuk menjadi garda terdepan dalam pencegahan corona covid-19. Sementara petugas kesehatan menjadi garda terakhir dalam pencegahan virus ini.

“Sehingga garda terdepan harusnya mempertahankan agar benteng pertahanan paling belakang tidak jebol. Salah satunya mengikuti anjuran pemerintah, tidak keluar rumah dan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

 

Simak video pilihan berikut ini: