Sukses

Ratusan Ton Susu Sapi dari Lembang Mengalir ke Jakarta Tiap Hari

Liputan6.com, Bandung - Ribuan peternak sapi di daerah Lembang, Bandung, Jawa Barat mengandalkan usaha budidaya sapi perah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Terutama untuk keperluan komersial, para peternak bergabung dalam koperasi. Koperasi ini kemudian yang bekerja sama dengan perusahaan penampung susu.

Para peternak sapi di Lembang itu membentuk Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU). Kini anggotanya mencapai sekitar 5500 peternak. Seiring kemitraan strategis, susu mereka ditampung Diamon Group, peerusahaan produksi dan distribusi makanan & minuman pendingin besar di tanah air.

Dedi Setiadi, ketua KPSBU yang juga ketua Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Jawa Barat, mengatakan bahwa kerja sama ini sudah terjalin sejak tahun 2000. Awalnya mereka memberikan susu 5 ton sehari hingga meningkat saat ini menjadi 200 ton sehari kepada Diamond Group.

"Kami telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Diamond Group untuk memberikan bahan susu kepada perusahaan ini sampai 10 tahun ke depan,“ kata Dedi saat memberi sambutan dalam acara pemberian bingkisan dan bantuan Diamond Group untuk para peternak sapi Lembang, Minggu 21 September 2019.

Perusahaan menyerahkan bingkisan dan dua tanki susu pendingin sebagai apresiasi kepada para peternak susu sapi perah yang turut menjaga kualitas bahan baku produk susu Diamond serta dalam memperkuat kemitraan strategis dengan mereka. Acara ini dilakukan di Gedung Abadi Hash, Lembang dengan dihadiri oleh manajemen Diamond Group, pengurus GKSI serta para peternak sapi perah.

Untuk mendapatkan bahan susu yang terbaik, Diamond Group sudah sejak lama mempercayakannya kepada GKSI .

“Kemitraan yang telah berjalan puluhan tahun ini telah memberikan manfaat tidak hanya bagi kedua belah pihak, tetapi juga bagi konsumen kami untuk mengkonsumsi susu dengan kualitas terbaik. Dengan kerja sama ini, kami turut mendukung program pemerintah untuk meningkatkan gizi dan nutrisi anak bangsa melalui penyediaan produk susu yang berkualitas. ,” ujar Presiden Direktur Diamond Group, Norman Chen.

Norman menjelaskan bahwa tanki pendingin susu yang memiliki kapasitas 500 liter setiap tankinya yang diserahkan untuk GKSI ini adalah salah satu upaya untuk mempertahankan kualitas susu.

“Bagi kami sangatlah penting untuk tidak hanya bekerja sama dari sisi bisnis, tetapi kami juga membantu petani dalam produksinya dan kesejahteraannya,“ kata Norman.

Direktur Sales & Marketing Manufacturing Division PT. Diamond Cold Storage, Melissa Huang, menambahkan pihaknya menyadari bahwa peran peternak sapi sangatlah penting untuk menjaga kualitas bahan susu bagi produk.

"Kami sangat berharap bingkisan yang kami berikan kepada mereka hari ini dapat memberikan kebahagiaan bagi keluarga mereka sesuai dengan tagline kami #DeliveringJoy," kata Mellisa.

GKSI adalah koperasi pengumpul susu sapi segar dari 24.136 peternak, dengan populasi 96.235 sapi perah di wilayah Jawa Barat. GKSI memiliki tujuan untuk memajukan usaha persusuan baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Diamond Group sendiri telah beroperasi di Indonesia sejak 1974. Selama lebih dari 40 tahun, Diamond Group tetap konsisten dalam industri makanan & minuman. Diamond telah menjadi merek legendaris di Indonesia, terutama untuk kategori produk es krim, susu segar dan minuman jus buah.

Produk susu Diamond ditangani dengan standar kualitas ketat mulai dari sumber bahan bakunya sampai ke tangan konsumen. Dengan filosofi fresh from farm to glass, kualitas susu segar & nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap terjaga.