Sukses

4 Penyebab Berat Badan Malah Naik Saat Puasa, Waspada

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang yang mengeluhkan berat badan naik saat puasa. Padahal berpuasa sendiri adalah amal ibadah yang membuat seseorang tidak makan dan minum dari terbit fajar sampai waktu berbuka di waktu maghrib.

Oleh karena itu, banyak juga yang heran dan bertanya-tanya, bagaimana bisa tubuhnya semakin gemuk, atau berat badan naik saat puasa. Padahal saat berpuasa orang menahan makan dan minum seharian. Selain itu banyak juga yang berniat untuk sekalian diet di bulan puasa ini.

Penyebab berat badan malah naik saat puasa adalah tidak teratur dalam menjalankan puasa. Berbagai hal seperti pola makan serta pola tidur harus diatur dengan baik selama berpuasa ini. Berpuasa bukan berarti kamu tidak menjalankan pola hidup sehat.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (16/5/2019) beberapa penyebab berat badan naik saat puasa.

2 dari 3 halaman

Makan Berlebihan dan Kurang Tidur

1. Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Banyak orang yang menjadikan waktu berbuka puasa menjadi waktu untuk 'balas dendam' dengan makan sebanyak-banyaknya. Tidak hanya itu, makanan-makanan yang dikonsumsi tersebut sudah tidak dipikirkan lagi apakah baik untuk kesehatan atau tidak. Semua makanan, seperti makanan manis, makanan berlemak, makanan berkalori tinggi, atau bahkan makanan pedas langsung dihabiskan seketika itu juga. Hal ini tidak hanya menyebabkan berat badan malah naik saat berpuasa, bahkan bisa menyebabkan berbagai macam penyakit menyerang.

Sebaiknya kamu membatalkan puasa dengan makanan ringan terlebih dahulu. Kamu bisa mengonsumsi buah, salad, sup, dan takjil lainnya sebagai pembuka makanan berbuka puasa. Makanan-makanan tersebut dapat membuat kamu cukup kenyang dan juga rendah kalori. Berat badan akan naik bila kamu langsung mengonsumsi makanan berat yang mengandung karbohidrat serta kadar gula dan garam tinggi, apalagi dalam jumlah yang begitu banyak. Wajar bila badanmu akan gemuk bila setiap berbuka puasa memiliki kebiasaan seperti itu.

Oleh karena itu, jaga dirimu untuk tidak kalap saat melihat semua hidangan yang menggugah selera di meja makan. Perbanyaklah konsumsi buah buahan yang mampu menyehatkan tubuh. Setelah 30 menit atau 1 jam, barulah makan makanan utama seperti nasi dan lauk. Ingat, jangan sampai kamu makan terlalu banyak untuk membalas rasa lapar yang telah dirasakan seharian.

2. Kurang Tidur

Kurang tidur juga merupakan salah satu masalah yang sering dialami selama berpuasa. Banyak orang yang takut tidak bangun di waktu sahur dan memilih untuk begadang semalaman sampai waktunya sahur, baru tidur. Hal ini sangat berbahaya untuk kesehatan, dan tentunya bisa membuat berat badan malah naik saat puasa. Ketika kamu mengalami gangguan tidur, hal tersebut akan berpengaruh terhadap proses metabolisme tubuh dan kontrol nafsu makan. Dengan ini kamu tau bahwa kurang tidur ternyata tidak hanya menyebabkan ngantuk saja saat berpuasa, tetapi juga menyebabkan masalah kesehatan.

Kebanyakan orang yang memiliki masalah kurang tidur ini adalah orang yang terbiasa tidur larut malam. Jadi saat harus makan sahur, tidurnya menjadi tidak cukup karena harus bangun lebih awal dari biasanya. Hal ini terkait dengan hormon leptin yang berfungsi untuk menekan rasa lapar. Jadi semakin kamu kurang tidur, makan hormon leptin akan membuat kamu jadi semakin mudah kelaparan dan bernafsu untuk terus makan. Hal inilah yang menyebabkan kamu menjadi tidak bisa menghentikan nafsu makan saat berbuka puasa. Kamu harus membiasakan untuk tidur lebih awal agar saat bangun sahur sudah tidak mengantuk lagi. Dengan ini, pola tidur kamu bisa diperbaiki dan bisa menghindarkan kamu dari bertambah berat badan.

3 dari 3 halaman

Kurang Olahraga dan Langsung Tidur Setelah Sahur

3. Kurang Melakukan Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik tentunya memang bukan prioritas utama saat menjalankan puasa. Hal ini karena tubuh mudah lemas saat menjalani puasa karena kurangnya asupan makanan pada siang hari, yang akhirnya membuat kamu malas melakukan aktivitas fisik apalagi berolahraga. Ternyata kebiasaan malas gerak ini bisa menyebabkan berat badan menjadi naik saat puasa.

Saking banyaknya faktor yang menyebabkan kamu malas melakukan kegiatan fisik menyebabkan badan selalu malas malasan dan ingin terus beristirahat. Padahal aktivitas fisik atau berolahraga merupakan faktor penting untuk mengontrol berat badan. Kalori yang disimpan tubuh kamu saat berbuka dan sahur akan tersimpan di badan dan membuat berat badan bertambah bila kamu tidak melakukan kegiatan fisik. Oleh karena itu, kamu dianjurkan untuk tetap melakukan olahraga ringan di bulan puasa ini. Puasa makan dan minum tentunya buka berarti puasa juga untuk berolahraga. Kamu bisa melakukan olahraga ringan sperti bersepeda, atau jogging sambil ngabuburit di sore hari agar badan tetap sehat dan berat badan tidak naik.

4. Langsung Tidur Setelah Sahur

Langsung tidur setelah sahur juga menjadi kebiasaan yang menjadi penyebab berat badan malah naik saat puasa. Karena harus bangun di waktu yang lebih awal, banyak orang yang tak kuasa menahan rasa kantuk setelah makan sahur. Akibatnya banyak juga yang memilih untuk langsung tidur setelah makan sahur. Hal ini juga berbahaya bagi kesehatanmu, selain tentunya dapat menaikkan berat badan saat puasa.

Hal ini terjadi karena langsung tidur setelah sahur dapat menghambat proses pencernaan makan. Kalori yang harusnya dibakar malah dibiarkan menumpuk di dalam tubuh karena kamu langsung tidur. Makanan tersebut tidak bisa bertransformasi menjadi energi untuk kamu melakukan bebagai kegiatan di siang hari saat berpuasa. Karena itu, perut menjadi terasa membuncit, begah dan membuat berat badan naik.

Loading
Artikel Selanjutnya
Usai Ramadan dan Lebaran, Berat Badan Orang Indonesia Meningkat
Artikel Selanjutnya
Kabar Ronaldo Beri Donasi untuk Palestina Saat Ramadan Ternyata Hoaks