Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-51 · Ayat 39

Az-Zariyat Ayat 39

Angin yang Menerbangkan · Makkiyah · 60 ayat

فَتَوَلّٰى بِرُكْنِهٖ وَقَالَ سٰحِرٌ اَوْ مَجْنُوْنٌ

Fa tawallā biruknihī wa qāla sāḥirun au majnūn(un).

Arti

Tetapi dia (Fir‘aun) bersama bala tentaranya berpaling dan berkata, “Dia adalah seorang pesihir atau orang gila.”

Tafsir

Tafsir Wajiz

Fir’aun melihat mukjizat itu, tetapi dia bersama bala tentaranya berpaling dan dengan angkuh menolak ajakan Nabi Musa karena merasa dirinya berkuasa dan memiliki harta berlimpah. Dia berpaling dan berkata, “Dia, yaitu Nabi Musa, adalah seorang pesihir yang tidak mengenal kemampuan orang lain atau orang gila yang berbuat sesuatu tanpa berpikir terlebih dahulu.”

Tafsir Tahlili

Namun, Fir‘aun menolak ajaran Musa dan membangkang seraya mengatakan bahwa apa yang dibawa oleh Musa itu adalah kebohongan belaka. Penolakan Fir‘aun dilakukannya dengan berbangga atas bala tentaranya, pengawalnya, menteri-menterinya, kekuatan dan kekuasaannya sambil berkata, “Sesungguhnya Musa itu tukang sihir yang ahli atau orang gila.” Ucapan Fir‘aun seperti itu diungkapkan dalam Al-Qur’an:

اِنَّ رَسُوْلَكُمُ الَّذِيْٓ اُرْسِلَ اِلَيْكُمْ لَمَجْنُوْنٌ

Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila.” (asy-Syu‘arā’/26: 27)

Fir‘aun bermaksud agar kaumnya menolak seruan Musa, sehingga mereka tidak memperhatikan serta memikirkan apa yang telah diserukan. Hal ini disebabkan Fir‘aun takut kehilangan pengaruhnya, dan keruntuhan kekuasaannya, serta takut akan kehilangan kekayaan, wibawa dan kedudukannya.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.