Liputan6.com, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memerintahkan seluruh lembaga penyiaran untuk menghentikan siaran hitung cepat atau quick count, real count, klaim kemenangan, dan ucapan selamat sepihak kepada kedua pasangan capres-cawapres. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tidak tersesat dalam informasi yang belum pasti.
"KPI memerintahkan seluruh lembaga penyiaran menghentikan siaran quick count, real count, klaim kemenangan, dan ucapan selamat sepihak kepada kedua kandidat capres-cawapres sampai tanggal 22 Juli 2014," kata Ketua KPI Pusat Judhariksawan dalam konferensi pers di Kantor KPI, Jumat (11/7/2014).
KPI menilai, apa yang disiarkan lembaga penyiaran saat ini sudah sangat meresahkan warga. Tak ayal, banyak pengaduan yang masuk ke KPI karena tayangan itu.
Judha mengatakan, sejak awal KPI meminta lembaga penyiaran juga menyebutkan apa yang ditayangkan bukan merupakan hasil final. Sebab, kewenangan menyampaikan hasil pemilu hanya KPU.
Keresahan itu, misalnya terjadi pada penayangan hitung cepat. Hitung cepat yang seharusnya bukan hasil penghitungan sebenarnya justru diklaim sebagai acuan.
"Fenomena saling mengklaim terjadi bahkan kita menyimak ada salah satu pihak yang mengatakan, bilamana data KPU beda, seolah-olah KPU-nya bermasalah," ujarnya.
Selepas hitung cepat, lembaga penyiaran malah menyiarkan hasil real count yang dilakukan oleh berbagai pihak. Hal ini tentu menimbulkan keresahan baru di tengah masyarakat.
"Ada fenomena baru, mereka menyiarkan real count. Ini fenomena yang meresahkan masyarakat. Karena real count itu kewenangan penuh KPU. Lembaga penyiaran tidak pantas menyiarkan hasil real count yang diperoleh selain dari KPU. Tentu saja informasi itu berpotensi menyesatkan masyarakat," ungkapnya.
Hal ini tentu sangat memengaruhi pandangan masyarakat terhadap hasil pemilu. Jangkauan lembaga penyiaran tidak seluruhnya sampai di seluruh masyarakat. Terlebih, sudah banyak ucapan selamat yang juga ditayangkan.
"Bagaimana kalau ada masyarakat yang cuma bisa menyaksikan siaran dari 1 lembaga penyiaran. Dia tentu berpikir apa yang ditayangkan itu yang sebenarnya," tegas Judha.
KPI meyakini penayangan informasi quick count terus-menerus dan berlebihan telah memunculkan persepsi masyarakat tentang hasil pemilu dan berpotensi menimbulkan situasi yang tidak kondusif.
"KPI mengingatkan bahwa lembaga penyiaran menggunakan frekuensi yang merupakan sumber daya alam terbatas yang harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan publik. Sehingga lembaga penyiaran tidak boleh menyampaikan muatan siaran yang mengarah pada adu domba, merusak integritas berbangsa, serta cenderung membela kepentingan golongan dan kelompok tertentu," tandas Judha. (Ans)
KPI Larang Lembaga Penyiaran Tayangkan Hasil Quick Count
Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tidak tersesat dalam informasi yang belum pasti.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/702733/original/KPI.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kolaborasi Lintas Negara Jadi Kunci Hadapi Krisis Iklim di Asia Tenggara20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
- Mangrove Berperan Jaga Pesisir dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
- Dari Tempurung hingga Tongkol, Limbah Pertanian Disulap Jadi Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
- Aset Karbon PLTP Gunung Salak Jadi Sumber Ekonomi Baru3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
- Hari Pelanggan Nasional 2026, Saatnya Konsumen Lebih Cermat Memilih Produk Ramah Hutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
- Bantargebang Tutup Pintu 2027, Maybank Ajak Siswa Pilah Sampah5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
- Maybank Indonesia Ajarkan Upcycling Sampah ke Ribuan Siswa5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
- Warga Kemayoran Gotong Royong Bangun Budaya Peduli Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
- Timbulan Sampah Jaktim Turun 865 Ton, Ini Penyebabnya1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
- 14.000 Mangrove Jadi Benteng Pesisir Kubu Raya1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
- Halimun Salak, Rumah Macan Tutul dan Penyangga Energi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
- Sikambal Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Warga Kampung Bali1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9134026/original/050942300_1783073986-lestikejora_0307-HLL6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3240979/original/034838700_1600333608-cek_fakta_dunkin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325839/original/017388300_1786941962-SaveClip.App_774018427_18654331219062582_8550405466413949350_n.jpg)