Sukses

Mengenal Masnah Busro, Perempuan Pertama Menang Pilkada Jambi

Liputan6.com, Jambi - Masnah Busro, calon Bupati Jambi , menjadi perempuan pertama yang menang dalam pilkada. Masnah berpasangan dengan Bambang Bayu Suseno maju di Pilkada Kabupaten Muarojambi.

Meski harus bertarung dengan empat paslon lain, rekapitulasi KPU Muarojambi menyatakan pasangan ini menuai hasil tertinggi dengan 76.825 suara atau 40,08 persen. Pasangan ini diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN).

Sebelum mencalonkan diri sebagai calon bupati, Masnah dan Bambang menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi.

Masnah-Bambang mengungguli pasangan lainnya, yaitu Ivan Wirata-Dodi Sularso yang memperoleh suara terbanyak kedua atau sebesar 32,68 persen.

Kemudian pasangan calon nomor urut 2 Agustian Mahir-Suswiyanto memperoleh suara di posisi ketiga sebanyak 22,77 persen dan pasangan calon nomor urut 1 Abun Yani-Suharyanto (jalur independen) hanya memperoleh 4,47 persen.

"Alhamdulillah Masnah Busro dan BBS unggul. Kami berterima kasih kepada masyarakat dan tim yang telah memberikan dukungan," kata Masnah seperti dikutip dari Antara, Sabtu (25/2/2017).

Ke depan dia mengaku siap walapun ada gugatan tehadap hasil pilkada. Namun dengan jarak yang cukup jauh ini, dia yakin gugatan itu tidak dilakukan oleh lawan politiknya.

"Kalau nanti ada gugatan kita siap. Tapi saya yakin kita tidak ada gugatan," katanya.

Sebagai calon bupati aktif perempuan pertama, dirinya bertekad untuk membangun Muarojambi ke depan bersama wakilnya Bambang Bayu Suseno.

"Yang jelas sebagai perempuan pertama kita siap membangun Muarojambi," ucap Masnah.

2 dari 2 halaman

Karier Politik

Masnah Busro mengawali karier politiknya pada 2005 melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Di kepengurusan PAN, Masnah semula dipercaya menjadi Bendahara PAN Kecamatan Kumpeh periode 2005-2007. Kemudian jabatannya naik menjadi Ketua PAN Kecamatan Kumpeh periode 2007-2011.

Lepas dari PAN Masnah berlabuh bersama Partai Golkar. Bahkan wanita kelahiran 1977 ini dipercaya menjadi Wakil Ketua Partai Golkar Provinsi Jambi periode 2015-2020.

Namun saat maju di Pilkada Muarojambi 2017, Partai Golkar tidak mengusung dirinya sebagai calon dan memilih kandidat lain, sehingga Masnah juga harus keluar dari Golkar.

Di Kabupaten Muarojambi, nama Masnah Busro tidak asing di telinga masyarakat. Sebab, ibu tiga anak ini pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada 2009 tapi tidak terpilih.

Tak patah arang, istri Hendri Cahyadi salah satu PNS di Kota Jambi itu tahun 2011 malah maju sebagai calon Bupati Muarojambi periode 2011-2015. Namun dia bersama pasangannya saat itu juga tidak terpilih.

Puncaknya pada 2014 Masnah kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Kali ini bukan kelas kabupaten. Wanita yang menyandang gelar Sarjana Ekonomi ini bertarung di Pileg Provinsi Jambi.

Kali ini, dewi fortuna berpihak padanya. Masnah terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Muarojambi-Batanghari periode 2014-2019.

Dua tahun menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi, Masnah kembali mencalonkan diri menjadi calon Bupati Muarojambi berpasangan dengan Bambang Bayu Suseno.

Sebelumnya, tak mudah bagi Masnah untuk mendapatkan dukungan partai politik di ujung masa pendaftaran pasangan calon. Namun akhirnya kandidat ini diusung Partai PAN dan PKB.

Masnah dinyatakan unggul berdasarkan form C1 KPUD Kabupaten Muarojambi.

Kini wanita kelahiran Seponjen, Kumpeh, itu dipastikan menjadi perempuan pertama di Jambi yang menjadi kepala daerah.