Jawaban Prabowo Ketika Ditanya Ganjar soal Putusan MK Terkait Batas Usia Capres-Cawapres

Calon Presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, menanyakan kepada Calon Presiden Nomor urut dua, Prabowo Subianto, mengenai keputusan Mahkamah Konstitusi terkait batas usia capres-cawapres. Lalu, apa jawaban Prabowo?

Diperbarui 12 Desember 2023, 21:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Calon Presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, menanyakan kepada Calon Presiden Nomor urut dua, Prabowo Subianto, mengenai keputusan Mahkamah Konstitusi terkait batas usia capres-cawapres. Lalu, apa jawaban Prabowo?

"Mohon maaf pak. Terpaksa sekali saya harus bertanya. Apa komentar Pak Prabowo terhadap keputusan yang melahirkan MKMK itu?" tanya Ganjar dalam acara debat perdana Pilpres 2024 di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta, Selasa (12/12/2023) malam.

Prabowo pun mendapat waktu untuk menjawab pertanyaan Ganjar.

"Mengenai Mahkamah Konstitusi aturannya sudah jelas. Kita juga bukan anak kecil, rakyat kita juga pandai, cerdas, tahu bagaiamana prosesnya. Yang intervensi siapa? Tapi intinya adalah kita tegakkan konstitusi, Undang-Undang, kita perbaiki yang kurang sempurna dan kita patuh komitmen Undang-Undang itu sendiri," jawab Prabowo.

Ganjar Soroti Pentingnya Pendidikan Budi Pekerti: Agar Sejak Awal Mengerti Tentang Perbedaan

Calon Presiden Ganjar Pranowo menyoroti tentang pentingnya pendidikan budi pekerti. Menurutnya, pendidikan harus menjadi prioritas utama.

"Ketika kita mengembalikan persoalan potensial yang muncul, disamping pendidikan agama, juga memberikan pendidikan budi pekerti, agar dia mengerti sejak awal bagaimana berbeda dalam Suku agama golongan," ujar Ganjar dalam debat capres di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Ganjar mengungkapkan, semua tokoh masyarakat akan dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Kalau itu bisa terjadi bangsa ini membangun harkat dan martabatnya.

"Karena kita berbeda tapi kita dipersatukan," tegas Ganjar.

Calon presiden (capres) nomor urut tiga Ganjar Pranowo sebelumnya juga menyampaikan hasil blusukannya selama kampanye bersama cawapres Mahfud Md, mulai dari titik awal Sabang dan Merauke. Ganjar pun menyatakan siap memperbaiki seluruh fasilitas publik mulai dari kesehatan hingga pendidikan.

“Saya dan Pak Mahfud memulai perjalanan pembukaan di Indonsia dari ujung timur dan barat, dari Sabang dan Merauke. Hanya ingin mendengarkan dan melihat secara langsung apa yang diharapkan rakyat,” tutur Ganjar saat menyampaikan visi misi dalam debat capres perdana di KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Harapannya, dalam kontestasi lima tahunan ini akan ada banyak aspirasi dan masukan yang merasuk ke pikiran para pemimpin, dan diwujudkan lewat perbuatan. Seperti yang ditemukannya di Merauke, seorang pendeta merangkap sebagai bidan lantaran akses kesehatan di sana minim.

Yang membuatnya terenyuh, pendeta tersebut belajar membantu seorang ibu melahirkan dengan belajar melalui YouTube. Dia pun berjanji memberikan program pelayanan satu desa satu tenaga kesehatan.