Mantan Kader Demokrat Nyatakan Dukung Anies-Cak Imin

Sejumlah mantan kader Partai Demokrat dan kader Partai Demokrat yang tergabung dalam Bintang Mercy Perubahan bergabung dengan Timnas Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) hari ini, Rabu (6/12/2023).

Diperbarui 06 Desember 2023, 16:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah mantan kader Partai Demokrat dan kader Partai Demokrat yang tergabung dalam Bintang Mercy Perubahan bergabung dengan Timnas Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) hari ini, Rabu (6/12/2023).

Rombongan yang terdiri dari tujuh orang itu dipimpin Mohamad Sukri. Dia masih berstatus kader Partai Demokrat yang mengaku pernah aktif dalam struktur kepengurusan Partai Demokrat.

"Dulu saya aktif di tiga periode kepengurusan di Partai Demokrat, dan saya diminta oleh teman-teman sebagai ketua pembina presidium Bintang Mercy Perubahan," kata dia.

Sukri menjelaskan, Bintang Mercy Perubahan menjadi sebuah komunitas atau relawan yang terdiri dari empat elemen. Elemen pertama meliputi anggota DPR RI, mantan anggota DPRD provinsi, serta mantan anggota DPRD kab/kota.

Elemen kedua terdiri dari pendiri Partai Demokrat, ketiga mantan pengurus DPP Partai Demokrat, dan mantan Pengurus DPD Partai Demokrat di tiap provinsi serta Mantan Pengurus DPC Partai Demokrat di seluruh kab/kota di Indonesia.

"Keempat adalah elemen utama, dari kader utama Partai Demokrat," kata Sukri.

Sukri menyampaikan, mendukung AMIN karena menginginkan adanya perubahan. Menurut dia, Bintang Mercy Perubahan siap memenangkan Anies-Cak Imin di kontestasi Pilpres 2024.

"Kita ingin ada perubahan untuk kemakmuran, perubahan untuk keadilan, perubahan untuk segala sesuatu yang terbaik ke depan," kata dia.

7 Perwakilan yang Dukung Anies-Cak Imin:

Berikut tujuh orang perwakilan Bintang Mercy Perubahan yang gabung dukung Anies-Cak Imin:

1. Ahmad Thoriq (Pendiri/Anggota Presidium Bintang Mercy Perubahan)

2. Mohamad Sukri (ex DPP/ Ketua Presidium Bintang Mercy Perubahan)

3. Ramadhan Pohan (Ex DPR RI/ Pembina Bintang Mercy Perubahan)

4. Hencky Luntungan (Pendiri/Pembina Bintang Mercy Perubahan)

5. M. Hasyim Husein (Ex DPP/Sekjen Bintang Mercy Perubahan)

6. Anton Rivai (Deklarator & DPR RI/ Pembina Bintang Mercy Perubahan)

7. Yus Sudarso (Ex DPR RI, DPP/ Inisiator Bintang Mercy Perubahan)

 

Kampanye di Bengkulu, Anies Terima Keluhan soal Harga Cabai

Calon presiden (capres) nomor urut satu Anies Baswedan mengawali kampanye di Bengkulu dengan berkunjung ke Pasar Minggu Bengkulu, Teluk Sagara, Rabu (6/12/2023). Di sana Anies disambut para pembeli dan pedagang pasar yang mengeluhkan terkait mahalnya harga kebutuhan pokok, mulai dari telur, cabai, hingga beras.

"Keluhannya adalah daya beli masyarakat yang rendah, kemudian harga-harga (bahan pokok) yang meningkat, terutama hari hari ini adalah cabai merah keriting, juga permasalahan untuk mengembangkan usaha dan akses pada permodalan," kata Anies dalam keterangan tertulis, diterima Rabu (6/12/2023).

Anies lalu secara resmi mencanangkan Pasar AMIN sebagai salah satu solusi untuk pasar tradisional di Indonesia, salah satunya di Pasar Minggu Bengkulu. Dia menyebut, Pasar AMIN mempunyai akronim alhamdulillah laris, modalnya gampang, irit biayanya, dan nyaman tokonya.

"Karena itu kami canangkan pasar AMIN ini. Jadi, kami menyiapkan program untuk pasar, pasar itu para pedagangnya punya akses pada kredit lebih mudah. Akses kredit itu sekarang memang mudah bagi usaha besar, tapi usaha kecil, mikro, selalu kesulitan, maka kita ingin melakukan perubahan di situ," terang dia.

Selain itu, Anies juga membahas terkait pengelolaan pasar. Menurut dia, pasar tradisional harus dijaga.

"Jangan sampai pasar tradisional itu hilang, karena itu adalah ciri dari masyarakat kita, menjadi pasar yang bersih yang nyaman," ucap Anies.

Kemudian, Anies juga berjanji akan melakukan reformasi pada sistem tata niaga. Dia menilai reformasi tata niaga perlu dilakukan agar rantai distribusi yang menjadi sebab harga bahan pokok mahal bisa diputus.

"Dengan begitu harga di pasar lebih murah, dan harga di petani menjadi lebih tinggi," kata dia.