Heboh Chery Tiggo 8 CSH Berasap di GIIAS 2026, Ternyata Ini Penyebab Aslinya!

Video Chery Tiggo 8 CSH mengeluarkan asap di area parkir GIIAS 2026 mendadak viral. Manajemen Chery angkat bicara dan beberkan kronologi salah isi bahan bakar.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 20:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan mobil Chery Tiggo 8 CSH mengeluarkan asap di area parkir Hall 9 ICE BSD City, lokasi berlangsungnya GIIAS 2026, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video tersebut diunggah oleh seorang pengunjung yang mengaku terkejut melihat kepulan asap dari kendaraan tersebut.

Dalam unggahannya, sang pemilik akun kaget saat melihat mobil berasap ketika hendak mencari tempat parkir.

"Kaget banget lagi cari parkir di GIIAS Hall 9, ada mobil yang keluar asap. Mobil apa itu guysss? Semoga baik-baik aja mobilnya ya kak," tulis pemilik akun tersebut.

Menanggapi kejadian ini, PT Chery Sales Indonesia (CSI) melalui Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, memberikan klarifikasi. Berdasarkan hasil investigasi internal, mobil tersebut merupakan kendaraan operasional pabrikan yang tengah mengantarkan ekspatriat jenama asal Tiongkok tersebut.

Namun, saat digunakan menuju GIIAS 2026, sang pengemudi (driver) keliru saat mengisi bahan bakar. Mobil yang seharusnya diisi bensin (Pertamax) justru diisi solar (Pertamina Dex).

"Jadi, kita ada rekaman CCTV-nya, bahwa memang salah satu ekspat kami turun membayarkan dan beliau mungkin ada kendala bahasa, tidak mengecek juga bahan bakarnya. Pengemudinya sendiri juga tidak paham mobilnya," jelas Budi dikutip Kamis (6/8/2026).

 

Pincang pada Mesin

Ia melanjutkan, karena model tersebut mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), kendaraan masih mengandalkan fungsi hibrida. Selama perjalanan dari SPBU menuju lokasi GIIAS, saluran bahan bakar masih menyisakan sisa bensin, sehingga mobil tidak mengalami kendala hingga tiba di lokasi pameran.

"Cuma memang sudah ditemukan gejala seperti pincang pada mesin. Jadi dipanggillah teknisi. Begitu sampai di GIIAS dan dicek, kebetulan baterainya sudah lemah (low). Pada saat itulah solar masuk ke dalam engine, sehingga mengeluarkan kepulan asap," tegas Budi.

Terkait kondisi mobil itu sendiri, Budi memastikan bahwa penanganan berupa pengurasan bahan bakar sudah dilakukan. Pihak Chery mengklaim kendaraan dalam kondisi aman dan tidak mengalami kerusakan berarti.

"Jadi, murni karena salah isi bensin," pungkasnya.