Liputan6.com, Jakarta Resep terong crispy jadi solusi buat kamu yang selama ini menganggap terong ungu hanya cocok diolah menjadi lauk berkuah atau tumisan yang cenderung lembek. Dengan lapisan tepung berbumbu yang digoreng garing, terong berubah menjadi camilan sekaligus lauk yang renyah di luar, lembut di dalam, dan pas dipadukan dengan sambal bawang yang menggugah selera.
Terong termasuk sayuran serbaguna yang lekat dengan dapur Nusantara, mulai dari terong balado, terong penyet, hingga sambal terong. Versi crispy adalah adaptasi modern yang populer di warung dan kedai ayam geprek, memanfaatkan teknik pelapisan tepung ala gorengan agar tekstur terong yang biasanya lunak bisa berubah kriuk.
Kunci keberhasilannya bukan cuma soal tepung, melainkan cara memperlakukan terong sebelum digoreng dan menjaga suhu minyak tetap stabil. Panduan berikut merangkum takaran, langkah, sekaligus trik dapur supaya hasil terong crispy buatanmu tetap garing meski sudah dingin.
Advertisement
Sekilas tentang Terong Crispy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333649/original/024364100_1787800623-3e1396a4-558c-43ce-aee8-46eea4e1a9e5.jpg)
Terong crispy pada dasarnya adalah terong ungu yang dipotong memanjang, dibalut adonan tepung berbumbu, lalu digoreng hingga keemasan. Terong ungu (bagian dari keluarga Solanum melongena) punya daging berpori yang mudah menyerap minyak, sehingga tanpa perlakuan yang tepat hasil gorengannya gampang lembek dan berminyak. Yang membedakan terong crispy dari terong goreng biasa adalah lapisan tepung yang sengaja dibuat bertekstur agar menghasilkan sensasi kriuk, mirip prinsip pada ayam atau jamur crispy.
Sekilas tampilannya memang mirip terong balado karena sama-sama disandingkan dengan sambal. Bedanya, terong balado digoreng polos lalu dilumuri sambal merah hingga bumbunya menyerap dan teksturnya lembut, sementara terong crispy mempertahankan kerenyahan lapisan tepungnya. Ketika terong crispy digeprek bersama sambal bawang, muncul varian populer bernama terong crispy geprek yang menyatukan renyahnya gorengan dengan pedas gurihnya sambal.
Advertisement
Bahan-Bahan Terong Crispy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311112/original/034172300_1785388511-7442871070968819993.jpeg)
Bahan utama
- 2 buah terong ungu ukuran sedang (sekitar 400 gram), potong memanjang
- 1 sdt garam untuk melumuri terong
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Bahan pelapis
- 150 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram tepung beras
- 25 gram tepung maizena
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 1/2 sdt ketumbar bubuk
- 1/4 sdt baking powder
- 150 ml air es
Bahan sambal bawang (pelengkap)
- 8 buah cabai rawit merah
- 5 buah cabai merah keriting
- 4 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1/2 sdt terasi (opsional)
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt gula pasir
- 3 sdm minyak panas
Cara Membuat Terong Crispy
- Potong terong ungu memanjang, lumuri dengan 1 sdt garam, lalu diamkan 15 menit hingga keluar airnya dan tepuk kering dengan tisu.
- Campur tepung terigu, tepung beras, maizena, garam, merica, kaldu bubuk, ketumbar, dan baking powder dalam satu wadah, aduk hingga rata.
- Ambil 5 sendok makan campuran tepung, pindahkan ke wadah lain, tuang air es sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan basah agak kental.
- Celupkan potongan terong ke dalam adonan basah hingga terbalut rata di seluruh permukaan.
- Gulingkan terong ke dalam tepung kering sambil ditekan-tekan agar tepung menempel dan membentuk lapisan bertekstur.
- Panaskan minyak dengan api sedang hingga sekitar 170-180 derajat Celsius, ditandai dengan gelembung halus saat ujung sumpit kayu dicelupkan.
- Goreng terong beberapa potong sekaligus tanpa menjejali wajan hingga berwarna kuning keemasan dan renyah, sekitar 3-4 menit.
- Angkat terong dan tiriskan di atas rak kawat agar minyak turun dan lapisannya tetap renyah.
- Untuk sambal, goreng sebentar cabai rawit, cabai keriting, bawang merah, bawang putih, dan terasi hingga layu, lalu angkat.
- Ulek atau blender kasar bahan sambal bersama garam dan gula pasir, kemudian siram dengan 3 sdm minyak panas dan aduk rata.
- Sajikan terong crispy selagi hangat bersama sambal bawang.
Tips agar Terong Crispy Renyah Tahan Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349406/original/057896800_1789526445-3.jpg)
Memilih terong ungu yang segar
Pilih terong yang kulitnya mengilap, terasa berat saat digenggam, dan keras ketika ditekan. Terong seperti ini biasanya berbiji sedikit, dagingnya padat, dan tidak berasa pahit sehingga lebih enak setelah digoreng.
Rahasia lapisan tepung anti lembek
- Jangan lewatkan proses pelumuran garam. Garam menarik keluar air berlebih dari daging terong sehingga tepung menempel sempurna dan hasil gorengan tidak lembek.
- Gunakan campuran tepung beras atau maizena. Kandungan pati membuat lapisan lebih ringan dan renyah dibandingkan tepung terigu saja.
- Pakai air es untuk adonan basah. Suhu dingin menghambat pembentukan gluten sehingga lapisan tidak keras dan tetap crispy.
- Jaga suhu minyak stabil. Minyak terlalu dingin membuat gorengan berminyak dan lembek, sedangkan terlalu panas membuat luarnya cepat gosong padahal dalamnya belum matang.
- Tiriskan di rak kawat, bukan tisu bertumpuk. Uap panas yang terperangkap di bawah tumpukan tisu akan membuat lapisan kembali melunak.
Variasi dan Substitusi
- Versi pedas geprek. Setelah digoreng, geprek terong bersama sambal bawang sampai lapisan sedikit pecah. Cara ini membuat bumbu pedas menyusup ke sela-sela tepung tanpa menghilangkan renyahnya.
- Versi tanpa telur. Resep ini memang sudah bebas telur karena hanya mengandalkan adonan tepung dan air es. Untuk rasa lebih gurih, tambahkan sejumput bawang putih bubuk ke dalam tepung kering.
- Substitusi tepung. Bila tidak ada tepung beras, ganti dengan maizena atau tepung sagu dengan takaran serupa untuk efek renyah. Hindari mengganti seluruh pati dengan terigu karena hasilnya cenderung keras dan cepat lembek.
Menyimpan dan Menghangatkan Terong Crispy
Terong crispy paling nikmat dinikmati langsung setelah diangkat karena kerenyahannya berangsur berkurang seiring waktu. Kalau ada sisa, simpan terpisah dari sambalnya dalam wadah beralas tisu dan jangan ditutup rapat selagi masih panas agar uap tidak mengembun dan membuatnya lembek. Terong crispy tanpa sambal umumnya masih layak dikonsumsi hingga sekitar sehari bila disimpan di suhu ruang yang sejuk.
Untuk menghangatkan, gunakan air fryer atau oven pada suhu sedang selama beberapa menit agar lapisan tepung kembali garing. Hindari microwave karena panasnya justru membuat terong menjadi lemas dan basah. Menggoreng ulang sebentar dalam minyak panas juga bisa menjadi cara cepat mengembalikan tekstur kriuknya.
Dengan memperhatikan pemilihan terong, proses pelumuran garam, komposisi tepung, dan suhu minyak, kamu bisa menyajikan terong crispy yang garing tahan lama langsung dari dapur sendiri. Padukan dengan nasi hangat dan sambal bawang, camilan sederhana ini siap menjadi favorit baru di meja makan keluarga.
Pertanyaan Seputar Resep Terong Crispy
1. Bagaimana cara membuat terong crispy agar renyah dan tidak cepat lembek?
Agar terong crispy tetap renyah, gunakan adonan tepung dengan takaran air yang tidak terlalu banyak. Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum menggoreng dan jangan memasukkan terlalu banyak terong sekaligus. Setelah matang, tiriskan agar minyak tidak menumpuk dan membuat lapisan tepung cepat lembek.
2. Apakah terong perlu direndam sebelum dibuat crispy?
Terong bisa direndam sebentar dalam air garam untuk membantu mengurangi rasa pahit dan memberikan sedikit rasa gurih. Setelah itu, tiriskan dan keringkan sebelum dicelupkan ke adonan tepung. Langkah ini opsional, tergantung jenis terong dan selera.
3. Tepung apa yang cocok untuk membuat terong crispy seperti jajanan kaki lima?
Tepung terigu yang dicampur dengan tepung tapioka atau tepung beras bisa digunakan untuk membuat terong crispy. Tepung terigu membantu membentuk lapisan adonan, sedangkan tepung tapioka atau tepung beras dapat memberikan tekstur yang lebih renyah. Tambahkan bumbu seperti bawang putih, garam, dan merica agar rasanya lebih gurih.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333648/original/016362000_1787800623-5cb6eb32-f973-4bf0-868f-7260e547f012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3086106/original/024401600_1585214781-adolfo-felix-gaIaLZO9q1I-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353261/original/000280300_1789956998-71b47f0a-b3dd-42ce-843a-88d4fdf8bd04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013694/original/080364800_1651632347-000_329D9VK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353244/original/095039000_1789954835-Screenshot_2026-09-18_100242.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351070/original/009989500_1789639057-christian-agbede-NEy-LFd3UDI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2973316/original/039944300_1574302511-scarf-930185_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347060/original/099348000_1789268775-5853d00c-fb39-43b7-ae55-b11758d3bd74.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317859/original/017692100_1786075452-Screenshot_2026-08-07_105332.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4280689/original/008746200_1672761510-NIHI.jpg)