Liputan6.com, Jakarta - Coba perhatikan pakaian yang tersimpan di lemari Anda. Kaos sehari-hari, celana, jaket, hingga pakaian olahraga bisa saja menggunakan polyester sebagai salah satu materialnya. Serat sintetis ini telah menjadi bagian dari keseharian dan hadir dalam beragam produk fashion yang digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Melansir NBC News, Selasa, 1 September 2026, popularitas polyester tidak terlepas dari karakter bahannya yang ringan, kuat, tidak mudah kusut, serta memiliki harga yang relatif terjangkau. Sifat tersebut membuat polyester menjadi pilihan praktis bagi produsen maupun konsumen. Penggunaannya pun tidak terbatas pada pakaian, tetapi juga merambah perlengkapan rumah tangga dan berbagai produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Meski menawarkan sejumlah keunggulan, polyester memiliki karakter yang perlu dipahami sebelum digunakan sebagai bahan pakaian. Kenyamanan menjadi salah satu pertimbangan utama karena pakaian bersentuhan langsung dengan kulit dan dapat dikenakan selama berjam-jam. Kemampuan kain dalam menyerap kelembapan dan memberikan sirkulasi udara turut menentukan rasa nyaman ketika beraktivitas, terutama di tengah cuaca panas.
Advertisement
Selain kenyamanan, polyester juga kerap dibahas dari sisi kesehatan dan lingkungan. Karakter serat sintetis, proses pembuatannya, hingga cara pakaian dirawat dan dibuang menjadi beberapa aspek yang perlu diperhatikan.
Mengenal polyester secara lebih menyeluruh dapat membantu konsumen memilih pakaian sesuai kebutuhan. Pemahaman mengenai sifat, kelebihan, kekurangan, serta karakter kain dapat menjadi pertimbangan sebelum menentukan busana yang nyaman dan tepat untuk digunakan sehari-hari.
Mengapa Polyester Banyak Digunakan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486723/original/017750100_1769597681-pexels-tamanna-rumee-52377920-8007352.jpg)
Polyester telah menjadi bagian dari keseharian dan mudah ditemukan dalam berbagai produk fashion. Tanpa disadari, pakaian yang dikenakan sehari-hari, mulai dari kaos hingga pakaian olahraga, mungkin menggunakan serat sintetis ini sebagai salah satu materialnya.
Menurut Rachel Dorris, Direktur Desain perusahaan tekstil Pollack, polyester berasal dari minyak bumi. Material tersebut awalnya berbentuk larutan cair yang kemudian diekstrusi menjadi serat panjang sebelum dipintal menjadi benang.
Popularitas polyester didukung oleh karakter bahannya yang ringan, kuat, tidak mudah menyusut, melar, maupun kusut. Sifatnya yang serbaguna juga memungkinkan material tersebut diolah untuk menghasilkan beragam tekstur dan tampilan dengan harga relatif terjangkau.
Dalam pakaian, polyester dapat membantu mengalirkan kelembapan dari tubuh. Ketika dipadukan dengan serat elastis, material ini juga membantu menjaga bentuk kain agar tidak mudah melar atau kendur. Karakter tersebut membuat polyester menjadi pilihan praktis dalam industri fashion.
Advertisement
Kekhawatiran di Balik Pakaian Berbahan Polyester
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4744602/original/000537900_1708072889-birla-cellulose-triumphs-gujarat-partnership-nisan-spintex.jpg)
Meski memiliki beragam keunggulan, polyester masih kerap dihindari karena sejumlah alasan. Salah satunya adalah anggapan bahwa material ini identik dengan pakaian produksi massal sehingga dianggap murah atau kurang berkelas, padahal harga yang terjangkau tidak selalu mencerminkan kualitas yang rendah.
Pertimbangan lain datang dari aspek lingkungan. Polyester dapat melepaskan serat mikro, terutama ketika digunakan atau dicuci dengan frekuensi tinggi, seperti pada pakaian olahraga dan pakaian dalam.
Serat tersebut berpotensi menjadi sumber pencemaran mikroplastik dan turut memunculkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan. Di sisi lain, polyester berasal dari sumber daya yang tidak terbarukan dan bersifat non-biodegradable, sehingga sulit terurai secara alami.
Proses produksinya yang berbasis bahan bakar fosil dan membutuhkan energi besar juga berkontribusi terhadap emisi karbon industri tekstil.
Jadi, Bolehkah Memakai Polyester?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/657715/original/clothing-waste.jpg)
Polyester tidak bisa begitu saja dianggap sebagai bahan yang berbahaya atau harus sepenuhnya dihindari. Penggunaanya lebih tepat disikapi dengan mempertimbangkan jenis material, kebutuhan, serta cara perawatannya.
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah polyester daur ulang sebagai bahan alternatif yang memanfaatkan kembali material yang sudah ada. Pada akhirnya, keputusan untuk menggunakan polyester kembali kepada preferensi masing-masing.
Ada yang memilih untuk menggunakannya sehari-hari, ada juga yang memilih untuk menghindari atau mengurangi polyester. Yang terpenting adalah menggunakan secara bijak, merawatnya dengan baik, serta mempertimbangkan bagaimana pakaian tersebut dikelola ketika sudah tidak digunakan.
Dengan begitu, kita tidak hanya mempertimbangkan kenyamanan, tapi juga dampak penggunaannya terhadap lingkungan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2973316/original/039944300_1574302511-scarf-930185_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352320/original/028578700_1789786929-SnapInsta.to_809450276_18618813691029364_6724435605268743888_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351658/original/028046500_1789709106-collage-1789708772534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352279/original/068087500_1789782593-S__70901780_0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352135/original/098795900_1789730118-000_9XQ7Q3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4417419/original/009451000_1683354156-Thumbnail_Liputan6.com-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3981141/original/048766100_1648734211-tony-litvyak-FznzCnePmbw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351291/original/096215000_1789652350-WhatsApp_Image_2026-09-17_at_18.13.11__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351528/original/048635600_1789700636-PORTRAIT_02_260420_AUDEMARS_PIGUET_SW_ZG_042.Preview-only---do-NOT-use-for-communication.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351418/original/019919300_1789695241-IMG_8661.jpg)