Moeldoko Kritik Insentif Kendaraan Listrik: Tidak Konsisten!

Ketum Periklindo Moeldoko kritik insentif kendaraan listrik yang tidak konsisten. Dampaknya, dealer merugi dan pembeli digantung tanpa kepastian.

Diterbitkan 22 Mei 2026, 06:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko memberikan kritik kepada pemerintah, terkait pemberian insentif mobil listrik. Pasalnya, dengan perkembangan kendaraan bertenaga baterai ini di Indonesia, memiliki manfaat yang sangat baik, yang bisa dirasakan langsung oleh pengguna atau konsumen, dan juga negara.

Moeldoko menguraikan, beberapa manfaat terkait penggunaan mobil listrik, seperti efisiensi, ramah lingkungan yang tentunya berhubungan dengan kesehatan masyarakat, dan juga pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM).

"Kita berkontribusi kepada negara, pasti karena efisiensi subsidi pemerintah berkurang untuk BBM. Bayangkan, pemerintah harus menggelontorkan sekian triliun, untuk subsidi dan bisa dikurangi karena kesadaran masyarakat pindah ke mobil listrik," ujar Moeldoko, saat memberikan sambutan di konferensi pers Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026, di bilangan Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (22/5/2026).

Dengan berbagai manfaat yang dirasakan saat terjadinya perpindahan penggunaan kendaraan listrik, Moeldoko mengatakan seharunya pemerintah tidak perlu ragu untuk memberikan subsidi atau insentif kepada pengguna mobil atau motor listrik.

"Tapi sayangnya, kebijakan dari negara ini naik turun, tidak konsisten. Kalau lagi ingat, seperti sekarang ini diberlakukan lagi. Setahun lalu, lupa. Dari subsidi yang lama, setelah itu tidak ada lagi subsidi," tegas mantan Kepala Staf Kepresidenan di era Presiden Joko Widodo ini.

Dengan tidak adanya insentif, maka dampaknya akan cukup luas. Salah satunya, adalah teman-teman di dealer atau penjualan mobil dan motor listrik harus menunggu, sehingga produknya tidak laku.

"Berikutnya, pembeli juga menunggu, kapan subsidi pemerintah akan turun. Sudah diumumkan, tapi kapan diberlakukannya, masih menunggu lagi," tambah Moeldoko.

Kebijakan Pemerintah

Selain itu, pria yang juga sebagai founder merek Mobil Anak bangsa (MAB) ini juga mengkritisi kebijakan pemerintah yang seringkali diberikan atau diputuskan secara mendadak karena hal tersebut akan berkaitan dengan kesiapan.

"Dunia industri yang tidak bisa menerima sebuah kebijakan seperti itu, industri akan mengatur dengan baik," tegasnya.

"Tapi, Alhamdullilah, pemerintah saat ini telah memberikan subsidi kepada pengguna sepeda motor, konversi, dan mobil. Kita beri tepuk tangan kepada pemerintah," tukasnya.

  • liputan6
    Mobil listrik, mobil yang digerakkan dengan motor listrik,pakai energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpan energi lain
    Kendaraan Listrik
  • Moeldoko adalah purnawirawan Jenderal TNI yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia.
    Moeldoko adalah purnawirawan Jenderal TNI yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia.
    Moeldoko
  • liputan6
    Mobil listrik, mobil yang digerakkan dengan motor listrik,pakai energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpan energi lain
    Mobil Listrik
  • liputan6
    Motor listrik merupakan jenis kendaraan roda dua yang memanfaatkan energi listrik untuk bisa bergerak.
    Motor Listrik
  • Periklindo