Ekspor Daihatsu Gacor, Kapalkan 124 Ribu Unit ke 60 Negara di Dunia pada 2025

Selain penjualan domestik, Daihatsu juga mencatatkan ekspor yang cukup baik pada 2025, dengan berhasil mengkaplkan kendaraannya ke 60 negara di dunia

Diterbitkan 13 Februari 2026, 17:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil mempertahankan posisi dua penjualan nasional sepanjang 2025. Pencapaian ini, juga sekaligus menandai keberhasilan sepanjang 17 tahun berturut-turut jenama asal Jepang ini, berada di bawah sang kakak, Toyota di Tanah Air.

Selain penjualan domestik yang cukup positif, pencapaian ekspor Daihatsu juga terbilang baik. Selama tahun lalu, Daihatsu mencatatkan pencapaian produksi lebih dari 381 ribu unit. Volume ini merupakan capaian produksi mobil untuk grup Daihatsu dan model kolaborasinya.

Selain sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia, pabrikan yang terkenal dengan mobil kompaknya ini, juga menjadi basis produksi dan komponen dalam memenuhi permintaan untuk pasar domestik dan global.

Daihatsu mengekspor beberapa model kendaraan kolaborasi yang diterima dengan baik oleh pasar otomotif global di lebih dari 60 negara di dunia, meliputi negara di ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Dijelaskan Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communication PT ADM, capaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas manufaktur, dan penguatan supply chain lokal agar dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional," ujar Sri Agung, saat media gathering, di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).

Sepanjang 2025, Daihatsu berhasil mengekspor kendaraan utuh (CBU) lebih dari 124 ribu unit, atau naik 13 persen dibandingkan 2024 yang hanya sekitar 110 ribu unit.

Sedangkan ketiga kontributor negara ekspor terbesar Daihatsu, mulai dari Filipina (34,8 persen), Jepang (9,7 persen), dan Meksiko (8,6 persen).

Daihatsu Kokoh di Posisi 2 Nasional, Model Rp 300 Juta Jadi Tulang Punggung

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali mempertahankan posisi dua di pasar nasional. Sepanjang tahun lalu, jenama asal Jepang ini mampu mencatatkan penjualan retail (dealer ke konsumen) sebesar 137.835 unit dengan market share 16,5 persen.

“Pencapaian ini menjadi penguat konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor dua penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut,” jelas Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communication PT ADM, saat media gathering di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Secara performa penjualan detail untuk kategori mobil penumpang dan niaga, Daihatsu mencapai posisi nomor dua dengan market share 25,9 persen.

Selain itu, kendaraan dengan harga di bawah Rp 300 juta juga berkontribusi 49 persen dari total pasar otomotif nasional, dan Daihatsu berada di posisi nomor satu dengan market share sebesar 31,8 persen.

Dalam hal penjualan model, kontributor utama yang menyumbang lebih dari 80 persen penjualan ritel Daihatsu berasal dari model andalan di setiap segmen, yakni Gran Max Series yang mendominasi segmen Commercial Low, Sigra dan Ayla di segmen LCGC (Low Cost Green Car), serta Terios di segmen SUV Medium, disusul model lainnya.

Di segmen mobil penumpang LCGC Daihatsu, penjualan Sigra dan Ayla sepanjang 2025 mencapai 47.901 unit.

Capaian ini sekaligus mengukuhkan dominasi Daihatsu di segmen pasar LCGC Indonesia sebagai pilihan utama masyarakat dengan pangsa pasar sebesar 36,6 persen.

Sementara itu, di segmen SUV Medium, Terios mencatat penjualan 15.557 unit dan menjadi model terlaris di kelasnya untuk rentang harga hingga Rp 300 juta dengan pangsa pasar sekitar 45 persen.